Eggy Fajar Andalas
UNIVERSITS MUHAMMADIYAH MALANG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Psikologis Kolonialisme Barat Terhadap Masyarakat Pribumi dalam Kumpulan Cerpen “Aloer-Aloer Merah” Karya Ardi Wina Saputra Atikah Ikbar; Eggy Fajar Andalas
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2019): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/dj.v6i2.1844

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak-dampak kolonialisme Barat terhadap masyarakat pribumi dalam kumpulan cerpen Aloer-Aloer Merah karya Ardi Wina Saputra. Untuk mengetahui dampak mental dan dampak moral kolonialisme Barat terhadap subjek terjajah, digunakan kerangka pemikiran Edward Said. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Sumber data penelitian ini berupa kumpulan cerpen Aloer-Aloer Merah karya Ardi Wina Saputra. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan analisis data. Analisi data dilakukan sebagai berikut, 1) Mengidentifikasi data yang diperoleh dari kumpulan cerpen Aloer-Aloer Merah karya Ardi Wina Saputra. 2) Mengklasifikasi data yang sesuai dengan Teori Poskolonialisme. 3) Menganalisis dalam bentuk deskripsi menggunakan penafsiran peneliti. 4) Menyimpulkan hasil temuan. 5) Menulis laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak dampak moral dan mental subjek terjajah. Dampak moral subjek terjajah digambarkan dengan perilaku-perilaku masyarakat pribumi yang kehilangan identitas diri. Salah satu bentuk kehilangan identitas diri mereka adalah dengan meluapkan rasa dendamnya dan membunuh tuan-tuan Belanda. Dampak mental subjek terjajah digambarkan dengan memilih jalan kematian, yaitu bunuh diri. Bunuh diri menurutnya sebagai jalan untuk memulai dan membangun dunia baru dengan identitas baru.Kata Kunci: psikologi, kolonialisme, cerpen