Lily Tjahjandari
Departemen Ilmu Susastra, Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konstruksi Spiritualitas Tokoh Utama dalam Adaptasi Novel ke Film Rembulan di Wajahmu (2019) Rifa Nurafia; Lily Tjahjandari
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2022): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v9i1.6117

Abstract

Abstrak. Spiritualitas sebagai sebuah kepercayaan sering kali sulit dipaparkan secara nyata bentuknya. Dalam upaya mengungkapkan spiritualitas, film sering dianggap sebagai media yang tepat karena memvisualisasikan sebuah kejadian yang hampir mirip dengan kehidupan nyata. Salah satu film yang bertema ajaran agama dan spiritualitas yakni film Rembulan Tenggelam di Wajahmu produksi Max Picture yang diadaptasi dari novel berjudul sama Tere Liye. Dalam proses adaptasi tersebut, terdapat perubahan latar yang dilakukan sutradara. Perubahan tersebut menimbulkan gambaran berbeda antara novel dan film dalam aspek spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kontruksi spiritualitas tokoh utama dalam merefleksikan keadilan takdir. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teori adaptasi J Dudley Andrew dan konsep spiritualitas Viktor Frankl. Hasil analisis menemukan bahwa perubahan variasi latar dari novel ke film memengaruhi kontruksi spiritualitas tokoh utama yakni membentuk perenungan diri. Perubahan tersebut membuat hadirnya spiritualitas tokoh utama tergambar dengan pencarian jati diri dan pemaknaan hidup. Proses adaptasi memberikan gambaran aspek spiritualitas membangun refleksi keadilan takdir sebagai wujud membimbing diri untuk menerima hidup serta aktualisasi diri terhadap kepercayaan yang dianut. Spiritualitas membangun refleksi keadilan takdir dengan kesadaran atas keberadaan diri tokoh utama yang tidak memiliki kuasa apapun atas kehidupannya.Kata kunci: adaptasi, spiritualitas, keadilan takdir, aktualisasi.