Khalda Rahadatul Aisyi
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesulitan Belajar Muatan IPA Kelas 5 di Sekolah Dasar Laksmi Evasufi Widi Fajari; Selly Melianda; Khalda Rahadatul Aisyi; Lailatul Afifah; Andi Salim
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92177

Abstract

Kesulitan belajar adalah ketika siswa menghadapi rintangan yang menghalangi mereka dalam mencapai hasil belajar yang diharapkan, sehingga mereka tidak dapat belajar secara efektif seperti seharusnya. Penelitian tersebut bertujuan Untuk memahami faktor-faktor yang menyebabkan dan konsekuensi dari kesulitan belajar dalam Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Partisipan penelitian terdiri dari guru kelas 5 dan siswa kelas 5 yang menghadapi kesulitan belajar dalam Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Temuan penelitian menunjukkan adanya siswa yang menghadapi kesulitan dalam mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Kesulitan dalam memahami konsep IPA oleh peserta didik disebabkan oleh respon yang kurang efektif terhadap pembelajaran yang diberikan oleh guru mereka. Kesulitan ini dapat disebabkan oleh faktor internal dan eksternal yang dimiliki oleh peserta didik. Pembelajaran IPA di kelas tinggi sekolah dasar bisa diatasi dengan mengimplementasikan media pembelajaran yang inovatif dan menerapkan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan individual siswa. Siswa menghadapi beberapa tantangan dalam belajar IPA, termasuk kesulitan emosional saat memecahkan masalah praktik, kesulitan mengingat instruksi soal yang diberikan oleh guru sehingga mengerjakan soal secara tidak terstruktur, dan kesulitan dalam memahami konsep baru dan berpikir kritis ketika belajar di lingkungan yang bising atau kurang kondusif.