Danau Lubuk Cimpur merupakan danau tapal kuda (oxbow lake) yang terbentuk akibat perubahan aliran Sungai Subayang di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Danau ini memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup besar dan menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat sekitar. Namun demikian, pemanfaatan sumber daya perikanan masih dilakukan secara tradisional sehingga belum mampu memberikan kontribusi optimal terhadap peningkatan perekonomian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting Danau Lubuk Cimpur, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pengembangannya, serta merumuskan strategi pengembangan berbasis potensi perikanan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Danau Lubuk Cimpur memiliki potensi perikanan yang tinggi dengan keberadaan berbagai jenis ikan ekonomis seperti tapah, baung, selais, juaro, kapiek, gesso, dan tobang alan. Kekuatan utama kawasan ini adalah keberadaan kearifan lokal Lubuk Larangan dan tingginya partisipasi masyarakat. Adapun kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya pemanfaatan teknologi, serta penurunan produktivitas perikanan akibat perubahan ekosistem danau. Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan kelembagaan masyarakat, pengembangan budidaya perikanan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur pendukung, serta pengembangan ekowisata berbasis perikanan dan konservasi lingkungan