Renny Swasti Wijayanti
Bagian Telinga Hidung Tenggorokan, Universitas Islam Sultan Agung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UPAYA PENCEGAHAN FLU SINGAPURA MELALUI PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN EDUKASI TENTANG PERSONAL HYGIENE Pujiati Pujiati; Mahardika Adhitya Nugraha; Mochammad Agus Suprijono; Nur Anna Chalimah Sa'dyah; Renny Swasti Wijayanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26754

Abstract

Abstrak: Flu Singapura atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD) merupakan penyakit infeksi akut yang memiliki gejala mirip seperti flu dan menyebabkan banyak kematian di Singapura. HFMD lazim dialami oleh pada anak-anak di Asia Timur dan Asia Tenggara. HFMD disebabkan oleh sekelompok enterovirus manusia dari famili Picornaviridae. Faktor risiko yang bisa meningkatkan terjadinya HFMD adalah sanitasi yang buruk dan kurangnya personal hygiene. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Flu Singapura. Metode pelaksanaan PkM terdiri dari dua tahapan yaitu (1) penyuluhan kesehatan mengenai personal hygiene untuk mencegah flu Singapura, dan (2) pemeriksaan dan pengobatan gratis. Edukasi diikuti oleh 52 orang peserta, sedangkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis hanya diikuti 32 orang dari seluruh peserta edukasi. Evaluasi keberhasilkan PkM dilaksanakan dengan memberikan pertanyaan secara lisan kepada peserta pada saat awal edukasi dan akhir edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta PkM sekitar 20% dibandingkan dengan pengetahuan sebelumnya. Melalui pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis diketahui bahwa sebanyak 12 (37.5%) dari 32 peserta mengalami hipertensi tingkat 1 dan 4 (12.5%) orang mengalami hipertensi tingkat 2 sedangkan 16 (50%) orang peserta memiliki tekanan darah normal. Rerata kadar gula darah sewaktu peserta PkM yang diperiksa adalah <200 mg/dL dan terdapat 1 peserta yang mempunyai kadar asam urat >6mg/dL. Peningkatkan pengetahuan peserta tentang pentingnya personal hygiene diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat agar terhindari flue Singapura yang sedang marak saat ini.Abstract: Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD), commonly known as Singapore Flu, is an acute infectious illness characterized by flu-like symptoms that has resulted in multiple fatalities in Singapore. Hand, foot, and mouth disease predominantly impacts children in East and Southeast Asia. It is attributed to a cluster of human enteroviruses belonging to the Picornaviridae family. Risk factors that elevate the probability of HFMD encompass inadequate sanitation and insufficient personal hygiene. The aim of this community service initiative (PkM) is to enhance public awareness on Singapore Flu. The PkM implementation has two phases: (1) health education on personal cleanliness to avert Singapore Flu, and (2) complimentary health examinations and treatment. This initiative, coordinated by a team from Sultan Agung Islamic University, engaged 47 healthcare professionals and emphasized hygiene behaviors, particularly regular handwashing, as a fundamental preventative measure. The efficacy of the PkM was assessed by posing verbal inquiries to participants at the commencement and conclusion of the educational sessions. The evaluation results indicated a 20% enhancement in participant knowledge relative to their previous comprehension. Health assessments and complimentary therapies indicated that out of 32 participants, 12 (37.5%) exhibited stage 1 hypertension, 4 (12.5%) presented with stage 2 hypertension, and 16 (50%) maintained normal blood pressure. The mean random blood glucose level among individuals was <200 mg/dL, with one subject exhibiting a uric acid level >6 mg/dL. Enhancing participants' understanding of the significance of personal cleanliness is anticipated to elevate awareness and promote healthy living practices to mitigate the proliferation of Singapore Flu, which is currently escalating.