Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN BAHAYA KELELAHAN PADA REMAJA USIA 12 - 15 TAHUN DI MTS NEGERI 9 BANYUWANGI Adhitya Chandra Setyawan; Dian Tri Febriana; Herin Mawarti; Nasrudin Nasrudin; Hermawan Susanto; Andre Pratama; Ahmad Rokhim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41357

Abstract

Tujuan utama kegiatan penyuluhan ini adalah memberikan pengetahuan kepada siswa MTS Negeri 9 Banyuwangi mengenai bahaya kelelahan, penyebab, gejalanya, serta strategi efektif untuk mengelola dan mencegah kelelahan dalam kehidupan sehari-hari. Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan dalam pengabdian ini untuk melibatkan siswa MTS Negeri 9 Banyuwangi secara aktif dalam penyuluhan mengenai bahaya kelelahan dan cara mengelolanya. Siswa berpartisipasi dalam diskusi, mengisi kuesioner pre-test dan post-test, serta memberikan umpan balik untuk meningkatkan pemahaman mereka. Pemateri, siswa, dan guru bekerja sama dalam proses ini untuk memastikan implementasi pengetahuan yang diperoleh dan perubahan perilaku positif terkait pengelolaan kelelahan. Penyuluhan tentang bahaya kelelahan di MTS Negeri 9 Banyuwangi berhasil meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penyebab, gejala, dan pengelolaan kelelahan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan rata-rata nilai post-test meningkat sebesar 13,34 poin. Diskusi interaktif selama penyuluhan turut memperdalam pemahaman siswa mengenai pentingnya tidur yang cukup dan pola hidup sehat. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan siswa dapat mengimplementasikan kebiasaan sehat yang mendukung kesehatan fisik dan mental mereka.
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI MELALUI EDUKASI TERSTRUKTUR DI SMKN 1 JABON SIDOARJO Yunita Anindito Purwo Erdi Siwi; Herin Mawarti; Achmad Zakaria; Ade Armada Sutedja
Jurnal Difusi Ipteks Legowo Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Difusi Ipteks Legowo
Publisher : Perkumpulan Legowo Cerdas Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62242/jdil.v3i1.49

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial, termasuk meningkatnya ketertarikan terhadap seksualitas. Kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dapat mendorong remaja melakukan perilaku seksual berisiko yang berdampak pada kehamilan tidak diinginkan dan penyakit menular seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar edukasi dan sesi tanya jawab di Aula SMKN 1 Jabon, Sidoarjo, pada 12 Desember 2025, dengan melibatkan 61 siswa putri. Materi disampaikan menggunakan media presentasi dan video edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest yang terdiri dari 10 pertanyaan terkait kesehatan reproduksi remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian edukasi, ditandai dengan meningkatnya jumlah peserta yang memperoleh nilai tinggi pada posttest dibandingkan pretest. Edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri serta berperan penting dalam upaya pencegahan perilaku seksual berisiko. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan reproduksi perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.