Asih Riyanti
Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Borneo Tarakan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN MEMBACA MELALUI BUKU CERITA BERGAMBAR BAGI ANAK-ANAK DI TARAKAN KALIMANTAN UTARA Asih Riyanti; Nurul Hanna Fauziyyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27088

Abstract

Abstrak: Anak-anak di wilayah pesisir Kalimantan Utara mengalami budaya baca yang rendah. Para orang tua kurang memerhatikan pendidikan dan tidak memfasilitasi perkembangan membaca anak-anaknya. Banyak anak-anak yang tidak dapat memahami isi bacaan. Oleh karena itu dilakukan Pelatihan membaca dengan buku cerita bergambar ini di Selumit Kalimantan Utara yang bertujuan meningkatkan minat dan budaya baca anak. Selain itu, tujuan lainnya untuk memberikan penguatan kepada orang tua dan anak tentang pentingnya membaca agar pengetahuanya bertambah. Kegiatan ini dilaksanakan di Selumit Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah demonstrasi dan pelatihan. Peserta pelatihan dalam kegiatan ini berjumlah 19 anak. Tim melakukan evaluasi untuk melihat keberhasilan anak yaitu dengan meminta anak membaca buku cerita bergambar bergantian, memberikan angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan membaca di Selumit Kalimantan Utara terbukti mampu mengubah pola pikir masyarakat tentang manfaat membaca dan meningkatkan minat baca anak. Hal ini diketahui dari hasil angket dan wawancara yang diberikan kepada peserta. Sebelum dilakukan pelatihan terdapat 26% yang suka membaca dan dapat memahami bacaan. Adapun setelah adanya pelatihan ini, terjadi peningkatan anak yang suka membaca dan dapat memahami bacaan sebanyak 86%.Abstract: Children in the coastal areas of North Kalimantan experience a low reading culture. Parents pay little attention to education and do not facilitate the development of their children's reading. Many children cannot understand the contents of the reading. Therefore, reading training with picture story books was carried out in Selumit, North Kalimantan, which aims to increase children's interest and reading culture. In addition, another goal is to reinforce to parents and children the importance of reading so that their knowledge increases. This activity was carried out in Selumit, North Kalimantan. The methods used in this activity were demonstrations and training. The training participants in this activity numbered 19 children. The team evaluated the success of the children by asking the children to read in turns and interviews. The results of the study showed that the reading training program in Selumit, North Kalimantan was proven to be able to change people's mindsets about the benefits of reading and increase children's interest in reading. This is known from the results of interviews given to participants. Before the training, there were 26% who liked to read and could understand reading. After this training, there was an increase in children who wanted to read and could understand reading by 86%.
PENDAMPINGAN KEGIATAN LITERASI BACA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK Asih Riyanti; Erna Wahyuni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.30168

Abstract

Abstrak: Indonesia menerapkan gerakan literasi sebagai upaya mengatasi rendahnya minat baca anak-anak. Terbatasnya media belajar, sumber belajar, ekonomi keluarga, dan motivasi menyebabkan kurangnya kesadaran anak dalam kegiatan membaca. Keterampilan literasi baca anak-anak menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Pelaksanaan kegiatan selama 2 hari di desa Karang Rejo, Tarakan, Kalimantan Utara bermula dari observasi di desa tersebut. Pesertanya14 anak kelas rendah (Kelas 1-3 SD). Kegiatan ini berupa pendampingan kegiatan literasi baca yang bertujuan meningkatkan minat baca anak dan agar mudah memeroleh pengetahuan, pemahaman, serta kemampuan kognitif. Akhir kegiatan dievaluasi dengan mengumpulkan data dari setiap aktivitas yang telah berlangsung melalui sesi tanya jawab mengenai bacaan yang diberikan. Selain itu peserta diberikan angket terkait kegiatan literasi ini. Hasil kegiatan ini anak-anak menjadi lebih senang membaca dan dapat memahami bacaan. Tingkat keaktifan anak meningkat menjadi 85% serta anak mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Dengan demikian dapat diketahui bahwa kegiatan pendampingan literasi baca ini dapat meningkatkan minat baca anak-anak di desa Karang Rejo kota Tarakan.Abstract: Indonesia implements a literacy movement to overcome children’s low interest in reading. Limited learning media, learning resources, family economy, and motivation cause children to lack awareness of reading activities. Children’s reading literacy skills are the primary concern in this activity. The activity implementation for 2 days in Karang Rejo village, Tarakan, North Kalimantan, began with observations in the town. The participants were 14 lower-grade children (grades 1-3 of elementary school). This activity is in the form of mentoring reading literacy activities that aim to increase children’s interest in reading and to make it easier to obtain knowledge, understanding, and cognitive abilities. The end of the activity is evaluated by collecting data from each activity that has taken place through a question-and-answer session regarding the reading given. In addition, participants are given a questionnaire related to this literacy activity. The results of this activity are that children become happier reading and can understand the reading. Children’s activity increased to 85%, and children could answer questions well. Thus, it can be seen that this reading literacy mentoring activity can improve children’s interest in reading in Karang Rejo village, Tarakan City.