Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa Terhadap Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) Sebagai Alat Bantu Pembelajaran Teknik Dasar Sepak Takraw Zulkifli Zulkifli; Raffly Henjilito; Arzami Gunawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Islam Riau terhadap penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai alat bantu dalam pembelajaran teknik dasar sepak takraw, meliputi aspek kegunaan (usefulness), kemudahan penggunaan (ease of use), sikap (attitude), dan niat penggunaan berkelanjutan (behavioral intention). Penelitian ini menggunakan desain survei cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 127 mahasiswa (89 laki-laki, 38 perempuan; rerata usia 20,64±1,82 tahun) yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup yang diadaptasi dari Technology Acceptance Model (TAM) dengan skala Likert 5 poin (30 butir pernyataan; Cronbach’s α = 0,91). Intervensi pembelajaran berbasis AI dilaksanakan selama 8 minggu menggunakan aplikasi analisis gerak berbasis computer vision dan chatbot instruksional. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji-t independen, ANOVA satu arah, dan analisis regresi berganda. Hasil menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran teknik dasar sepak takraw secara keseluruhan berada pada kategori positif (M = 3,87; SD = 0,54). Dimensi perceived usefulness memperoleh skor tertinggi (M = 4,12; SD = 0,61), diikuti attitude toward use (M = 3,94; SD = 0,58), perceived ease of use (M = 3,78; SD = 0,67), dan behavioral intention (M = 3,65; SD = 0,72). Terdapat perbedaan signifikan dalam persepsi berdasarkan jenis kelamin (t = 2,34; p = 0,021) dan tingkat literasi digital (F = 8,76; p < 0,001). Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa perceived usefulness (β = 0,42; p < 0,001) dan perceived ease of use (β = 0,31; p < 0,001) secara signifikan memprediksi behavioral intention to use (R² = 0,58; p < 0,001). Mahasiswa menunjukkan persepsi yang positif terhadap integrasi AI dalam pembelajaran teknik dasar sepak takraw, dengan kegunaan yang dirasakan sebagai prediktor terkuat niat penggunaan berkelanjutan. Temuan ini menyarankan bahwa institusi pendidikan tinggi perlu memfasilitasi peningkatan literasi digital dan mengembangkan infrastruktur teknologi yang memadai untuk mengoptimalkan implementasi AI dalam pedagogi olahraga tradisional.
PENGUATAN LITERASI FISIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI Zulkifli Zulkifli; Evadila Evadila; Arzami Gunawan; Agus Indriana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42076

Abstract

Permasalah yang dialami mitra berkaitan dengan masih banyak siswa yang memiliki ketergantungan terhadap gadget dan rendahnya pastisipasi aktif siswa didalam proses pembelajaran pendidikan jasmani. Oleh sebab itu perlu dicari solusi dari masalah tersebut dengan memberikan Penguatan materi kepada siswa tentang literasi fisik melalui proses pembelajaran pendidikan jasmani yang tujuannya akan untuk memberikan pemahaman dan  pengalaman yang positif kepada siswa untuk hidup aktif beraktifitas fisik dan menjadikan sebagai gaya hidup sehat seumur hidup. Target dari pengabdian ini adalah siswa Sekolah Dasar 179 Pekanbaru. Pelaksanaan kegiatan ini dengan memberikan materi kepada siswa tentang literasi fisik yang menarik dan menyenangkan melalui slide bergambar dan video yang telah disiapkan oleh pemateri. Pada kegiatan ini pemateri juga mengajak siswa untuk mempraktekkan aktifitas fisik melalui permainan-permainan yang menyenangkan bertujuan memberikan pengalaman yang positif kepada peserta. Hasil kegiatan ini diperoleh ada peningkatan sebesar 80 %  terhadap pemahaman dan kesiapan siswa aktif  dalam melakukan literasi Fisik dikehidupan sehari-hari. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini memperoleh hasil yang signifikan.