Ahmad Fitra Ritonga
Pendidikan Fisika, Universitas Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN ALAT EKSPERIMEN TERMODINAMIKA TERINTEGRASI INTERNET OF THINGS Ahmad Fitra Ritonga; Ismet Ismet; M. Husni Syahbani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39060

Abstract

Abstrak: Kemampuan keterampilan merancang alat eksperimen siswa kelas microcontroller SMAN X masih rendah dan perlu ditingkatkan. Salah satu faktor penyebabnya yaitu terbatasnya ketersediaan alat dan fasilitas pendukum dalam praktikum eksperimen termodinamika. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pembuatan alat eksperimen termodinamika terintegrasi Internet of Things (IoT) bagi siswa. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan Service Learning (SL) berbasis eksperimen. Peserta mitra terdiri dari 16 siswa dari kelas XI dan XI pada peminatan kelas microcontroller. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan cara mengisi lembar observasi yang mencakup tiga kategori aspek keterampilan yaitu merancang alat, mengaplikasikan program, serta mencoba memadukan alat dengan program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa terampil membuat alat eksperimen terintegrasi IoT dengan rerata persentase kategori sangat baik dan baik sebesar 95%. Melalui kegiatan ini diharapkan keterampilan siswa dalam membuat alat eksperimen semakin meningkat, sehingga mendorong motivasi, kreativitas, dan inovasi siswa dalam proses pembelajaran.Abstract: The ability to design experimental tools for microcontroller class students at SMAN X is still low and helps to be improved. The contributing factor is the limited availability of tools and supporting facilities in thermodynamics experimental practicums. This community service aims to provide assistance in making thermodynamics experimental tools integrated with the Internet of Things (IoT) for students. The community service method uses an experiment-based Service Learning (SL) approach. Partner participants consisted of 16 students from grades XI and XI in the microcontroller class interest. Evaluation of the program was carried out by filling out an observation sheet that covered three categories of skill aspects, namely designing tools, applying programs, and trying to integrate tools with programs. The results of the community service show that students are skilled at making IoT integrated experimental tools with an average percentage of very good and good categories of 95%. Through this program, it is hoped that students' skills in making experimental tools will increase, thereby encouraging student motivation, creativity, and innovation in the learning process.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN ALAT PERAGA ENERGI BARU TERBARUKAN TERINTEGRASI INTERNET OF THINGS Ahmad Fitra Ritonga; Iin Seprina; Melly Ariska
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29083

Abstract

Abstrak: Keterampilan guru SMAN 1 Indralaya dalam membuat alat energi terbarukan masih perlu ditingkatkan dan minimnya ketersediaan alat peraga dan penyimpanan alat yang perlu disediakan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam membuat alat peraga energi baru terbarukan terintegrasi Internet of Things (IoT). Metode pengabdian dilakukan dengan kegiatan pendampingan terkait pembuatan alat peraga energi angin, air, dan sel surya yang terintegrasi IoT. Mitra kegiatan ini merupakan guru SMAN 1 Indralaya yang terdiri dari 17 guru yang berlatarbelakang guru matematika, fisika, biologi, geografi dan teknologi informasi. Kegiatan ini dievaluasi berdasarkan dengan menggunakan lembar observasi terdiri tiga aspek keterampilan yaitu merangkai peralatan, menjalankan program, dan memadu rangkaian dan program. Hasil kegiatan pengabdian masyakarat menunjukkan guru telah terampil membuat alat peraga energi terbarukan terintegrasi IoT dengan kategori sangat baik 41,67%, baik 50%, dan cukup baik 8,33%. Dengan kegiatan ini diharapkan guru-guru SMAN 1 Indralaya semakin terampil membuat alat peraga sehingga siswa semakin termotivasi, kreatif, dan inovatif dalam mengikuti pembelajaran.Abstract: The skills of SMAN 1 Indralaya teachers in making renewable energy props still need to be improved and the lack of availability of props and storage of props that need to be provided. This community service aims to improve teachers' skills in creating new renewable energy teaching props integrated with the Internet of Things (IoT). The service method is carried out with mentoring activities related to making IoT-integrated wind, water and solar cell energy props. The partner of this activity is SMAN 1 Indralaya teachers consisting of 17 teachers with backgrounds in mathematics, physics, biology, geography and information technology. This activity is evaluated based on using an observation sheet consisting of three aspects of skills, namely assembling equipment, running programs, and integrating assembling equipment and programs. The results of community service activities show that teachers have been skilled at making IoT-integrated new renewable energy props with the categories very good 41.67%, good 50%, and quite good 8.33%. With this activity, it is hoped that SMAN 1 Indralaya teachers will become more skilled at making props so that students will be more motivated, creative, and innovative in learning.