Ika Suherlin
Prodi Diploma Tiga Kebidanan, Jurusan Kebidanan, Poltekkes Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN MASYARKAT DALAM PEMANFATAN TANAMAN HERBAL ASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI ASI Endah Yulianingsih; Rina Sulisthia Arbie; Desak Made Yulianti; Ika Suherlin; Cindy Fartikasari; Sri Uliyafni Labaco
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26750

Abstract

Abstrak: Indonesia menargetkan cakupan pemberian ASI Eksklusif adalah 80%, namun hal ini masih jauh dari kenyataan. Salah satu tujuan dari Millenium Development Goals (MDGs) yaitu mengurangi tingkat kematian anak dan meningkatkan kesehatan Ibu. Optimalisasi herbal ASI merupakan salah satu upaya yang tepat dalam memaksimalkan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang ada di sekitar tempat tinggal. Tujuan kegiatan ini yaitu pemberdayaan Masyarakat dalam dalam peningkatann prosuksi ASI melalui Optimalisasi herbal ASI. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan penyuluhan dan pemberdayaan melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah kader kesehatan dan ibu menyusui sebanyak 45 orang. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Hasil pengetahuan dengan kategori cukup sebesar dan sesudah diberikan penyuluhan bahwa pengetahuan peserta sebelum diberikan penyuluhan dengan kategori cukup sebanyak 26 (57,75) orang, kategori kurang sebanyak 18 (40%) orang dan kategori baik sebanyak 1 (2,3%) orang, Adapun pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan meningkat dengan kategori baik sebanyak 39 (86,6%) dan kategori kurang 6 (13,4%). Selain itu terdapat peningkatan kemauan peserta dalam pemanfaatan Herbal ASI. Dimana hasil kemauan dengan kategori baik sebelum diberikan penyuluhan yaitu 6 (13,4%) dan kemauan kurang sebanayk 39 (86,6%). Adapun hasil yang diperoleh kemauan yang diperoleh setelah diberikan penyuluhan yaitu dengan kategori baik meningkat sebanyak 37 (82,3%) dan kemauan kurang sebanyal 8( 17,7%). Saran kepada pemerintah desa bahwa program ini sangat tepat untuk dilanjutkan karena memberikan manfaat yang baik dalam upaya pencegahan risiko stunting.Abstract: Indonesia targets exclusive breastfeeding of 80%, but this is still far from reality. One of the goals of the Millennium Development Goals (MDGs) is to reduce child mortality rates and improve maternal health. Optimizing herbal breast milk is one of the right efforts to maximize the use of Family Medicinal Plants (TOGA) found around the residence. The aim of this activity is to empower the community in increasing breast milk production through herbal breast milk optimization. This community service is carried out using an outreach and empowerment approach through education and training activities. The targets for this activity were 45 health cadres and breastfeeding mothers. Based on the results obtained, there was an increase in knowledge before and after the counseling was given. The results of knowledge in the sufficient category were 26 (57.75) people after being given the counseling, participants' knowledge before being given the counseling was in the sufficient category, 18 (40%) in the poor category and 1 (2.3%) in the good category. Meanwhile, participants' knowledge after being given counseling increased with 39 (86.6%) in the good category and 6 (13.4%) in the poor category. Apart from that, there was an increase in participants' desire to use herbal breast milk. Where the results of desires in the good category before being given counseling were 6 (13.4%) and less desires were 39 (86.6%). As for the results obtained, the desires obtained after being given counseling were in the good category increasing by 37 (82.3%) and the desires were less by 8 (17.7%). Advice to the village government is that this program is very appropriate to continue because it provides good benefits in preventing the risk of stunting.