Isnaini Nurul Hidayati
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Berhitung melalui Experiential Learning Berbantuan Sempoa pada Peserta Didik Kelas II Sekolah Dasar Isnaini Nurul Hidayati; Chumdari Chumdari; Septi Triyani
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.122040

Abstract

Kemampuan berhitung merupakan keterampilan dasar yang penting bagi peserta didik sekolah dasar, namun survei internasional seperti Programme for International Student Assessment (PISA menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung peserta didik kelas II melalui penerapan model Experiential Learning dengan media sempoa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas II Abu Hurairah SD Aisyiyah Unggulan Sumberlawang tahun ajaran 2025/2026. Data penelitian diperoleh melalui teknik tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model Experiential Learning dengan media sempoa berjalan sesuai tahapan, yaitu concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, dan active experimentation, dengan peningkatan keterlaksanaan pada guru dari 85,62% menjadi 92,50% dan pada peserta didik dari 84,37% menjadi 90,62%. Selain itu, hasil belajar matematika juga mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh peningkatan ketuntasan belajar dari 70,37% pada siklus I menjadi 96,29% pada siklus II dengan peningkatan rata-rata nilai dari 81,59 menjadi 91,08. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Experiential Learning dengan media sempoa dapat meningkatkan kemampuan berhitung peserta didik. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penerapan pembelajaran berbasis pengalaman dengan media konkret untuk menciptakan pembelajaran matematika yang lebih aktif, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.