This Author published in this journals
All Journal Jurnal Siartek
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAJIAN PERMUKIMAN MEGALITHIKUM KAMPUNG NUABARI,DESA LENANDARETA, KECAMATAN PAGA, KABUPATEN SIKKA Yohanes Pieter Pedor Parera
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 1 No 1 (2015): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi telah mengubah sebagian besar wajah dunia, dengan modernisasi sebagai ciri khasnya. Selain itu, modern sudah menjadi sebuah tuntutan dan gaya hidup serta pola pikir semua orang saat ini, tidak terkecuali di wilayah Indonesia, bahkan di wilayah pendesaan sekalipun. Perubahan pola pikir dan gaya hidup juga mempengaruhi perkembangan sebuah wilayah pedesaan khususnya pada pola penataan dan pengembangan pemukiman masyarakat pedesaan. Pada umumnya pemukiman megalithik kampung/desa di Kabupaten Sikka mengarah pada permukiman tradisional, khususnya pada Kampung Nuabari yang merupakan suatu perkampungan masyarakat Lio pedalaman yang khas dengan nuansa adat Lio masa lalu, yang terletak pada persimpangan jalan penghubung Ende-Maumere. Masyarakat perkampungan ini masih mempertahankan dan melestarikan budaya asli suku Lio dalam setiap aspek kehidupannya. Nilai-nilai budaya serta adat istiadat asli yang masih melekat pada masyarakat perkampungan ini, khususnya upacara penguburan orang mati dalam kubur batu (budaya megalithic), dapat menjadi sebuah daya tarik bagi wisatawan mancanegara sebagai sebuah kekayaan budaya bangsa Indonesia yang disuguhkan dalam nuansa yang berbeda. Karena potensi yang dimiliki dan nilai-nilai budaya yang dipelihara, maka dirasakan perlu adanya penataan kembali pemukiman masyarakat perkampungan megalithic Nuabari saat ini yang mulai berkembang, ditandai dengan maraknya pemukiman liar yang tumbuh di perkampungan ini tanpa melihat pola tata ruang desa atau perkampungan ini. Dan hal ini ditakutkan dapat mempengaruhi pola pemukiman megalithik masyarakat Nuabari yang seharusnya dijaga dan dijadikan sebagai suatu potensi atau daya tarik tersendiri.
KAJIAN BANGUNAN RUMAH TINGGAL PERMUKIMAN TRADISIONAL NUABARI, DESA LENANDARETA, KECAMATAN PAGA, KABUPATEN SIKKA Yohanes Pieter Pedor Parera
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 1 No 2 (2015): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini mengambil lokasi di Permukiman Tradisional Nuabari, Desa Lenandareta, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka. Kajian ini dilaksanakan untuk mencapai dua tujuan utama. Pertama, mengidentifikasi wujud beragam tampilan bangunan rumah tinggal yang ada di pemukiman Nuabari. Kedua, untuk mengevaluasi kesesuaian bangunan dengan style arsitektur tradisional suku Lio yang bermukim di pemukiman Nuabari. Ketiga, penelitian ini juga menstudi typology bangunan yang ada di permukiman Nuabari. Sehingga penelitian ini memfokuskan bahasannya pada bentuk asli bangunan tradisional suku Lio, arsitektur tradisional suku Lio, wujud bangunan, dan pemanfaatan material bangunan. Metode kualitatif deskriptif dengan model paradigm fenomenologi naturalistic telah diterapkan oleh penelitian ini, yang didukung oleh wawancara, pengamatan langsung, dokumen tertulis dan dokumentasi foto terkait bangunan yang disurvey. Hasil penelitian menunjukan ada tiga type bangunan yang terdapat pada permukiman Nuabari dilihat dari wujud bangunan, style arsitektur dan pemakaian material pada bangunan. Kondisi tersebut diakibatkan oleh berbagai aspek dan mengindikasikan bahwa terjadi ketidaksesuaian bangunan dengan karakterisitik arsitektur tradisional yang melekat pada permukiman tradisional Nuabari ini.
PENATAAN JALUR PEJALAN KAKI (PEDESTRIAN WAYS) DI KORIDOR JALAN ELTARI, KOTA MAUMERE Oktavianus Rebu Yulio; Yohanes Pieter Pedor Parera
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 3 No 2 (2017): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koridor Eltari merupakan salah satu koridor jalan di Kota Maumere yang perlu mendapat khusus dari pemerintah karena peruntukkanya sebagai salah satu landmark Kawasan kota Maumere dan juga sebagai Kawasan Pusat Pemerintahan. Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Sikka dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terletak di koridor ini dan juga banyak aktivitas publik yang terjadi di sekitar koridor ini. Namun, dari hasil pengamatan dan survey lapangan, diketahui bahwa di Koridor Eltari masih banyak kekurangan baik dari segi sarana, prasarana, perabot jalan dan elemen pendukung lainnya, sehingga perlu dilakukan penataan dalam kaitannya dengan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan bermotor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksplanatori yaitu dengan melakukan kajian/tinjauan terhadap prinsip penataan koridor jalan, juga melakukan berbagai pendekatan studi banding dengan persoalan koridor yang sejenis. Setelah itu ditetapkan prinsip desain yang sesuai dengan penataan koridor jalan Eltari tanpa mengurangi potensi-potensi yang sudah ada pada Koridor tersebut
PENATAAN JALUR PEJALAN KAKI (PEDESTRIAN WAYS) DI KORIDOR JALAN ELTARI, KOTA MAUMERE Oktavianus Rebu Yulio; Yohanes Pieter Pedor Parera
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 5 No 2 (2019): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koridor Eltari merupakan salah satu koridor jalan di Kota Maumere yang perlu mendapat khusus dari pemerintah karena peruntukkanya sebagai salah satu landmark Kawasan kota Maumere dan juga sebagai Kawasan Pusat Pemerintahan. Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Sikka dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terletak di koridor ini dan juga banyak aktivitas publik yang terjadi di sekitar koridor ini. Namun, dari hasil pengamatan dan survey lapangan, diketahui bahwa di Koridor Eltari masih banyak kekurangan baik dari segi sarana, prasarana, perabot jalan dan elemen pendukung lainnya, sehingga perlu dilakukan penataan dalam kaitannya dengan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan bermotor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksplanatori yaitu dengan melakukan kajian/tinjauan terhadap prinsip penataan koridor jalan, juga melakukan berbagai pendekatan studi banding dengan persoalan koridor yang sejenis. Setelah itu ditetapkan prinsip desain yang sesuai dengan penataan koridor jalan Eltari tanpa mengurangi potensi-potensi yang sudah ada pada Koridor tersebut.