Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Terhadap Kebijakan Subsidi Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Di Kota Kupang Alfonsus Theodorus; Andreas Wellem Koreh; Anita Kurniati Al-Achmad Lamdu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2412

Abstract

Pengkajian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui persepsi masyarakat Kota Kupang terhadap kebijakan subsidi pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, dan (2) Mengetahui niat membeli masyarakat Kota Kupang terhadap kendaraan listrik berbasis baterai. Hasil pengkajian menunjukan bahwa untuk aspek kognitif terkait pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang adanya sosialisasi kebijakan subsidi ini masih sangat minim karena masih banyak masyarakat yang belum pernah mendengar tentang adanya sosialisasi kebijakan subsidi ini. Sedangkan terkait isi kebijakan subsidi ini menunjukan bahwa mayoritas masyarakat Kota Kupang sudah mengetahui tentang kebijakan subsidi ini tetapi tidak mengetahui secara mendalam seperti besaran subsidi yang di berikan, tujuan subsidi, cara dan persyaratan mendapat subsidi dan sampai pada target sasaran penerima subsidi tersebut. Untuk aspek afektif terkait sosialisasi kebijakan subsidi ini masih belum berjalan dengan baik sedangkan terkait isi kebijakan sebagian besar masyarakat setuju dengan kebijakan subsidi ini, termasuk besaran subsidi dan tujuan pemberian subsidi ini tetapi masyarakat masih kurang setuju dengan persyaratan untuk mendapat subsidi dan target sasaran penerima subsidi tersebut. Untuk implementasi kebijakan subsidi ini juga masih belum berjalan dengan baik karena belum memenuhi target dan harapan dari pemerintah.Untuk aspek Konatif, hampir seluruh jawaban responden mayoritas menyatakan ragu-ragu dimana masyarakat masih belum yakin untuk beralih mengunakan kendaraan bermotor listrik walaupun telah ada kebijakan subsidi dari pemerintah serta persyaratan yang di permudah. Untuk Niat/minat membeli masyarakat terhadap kendaraan listrik dari hasil analisis di ketahui bahwa mayoritas responden masih ragu-ragu untuk membeli kendaraan listrik termasuk merekomendasikan pembelian kendaraan listrik kepada keluarga dan orang lain. Beberapa faktor yang membuat masyarakat masih ragu-ragu adalah karena faktor infrastruktur pendukung SPKLU yang masih terbatas, harga yang relatif lebih mahal walaupun sudah di subsidi, serta minimnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang kendaraan listrik baik untuk perawatan, penggunaan sampai pada tingkat keamanannya.
Penerapan Manajemen Lalu Lintas Sirkulasi Arus Satu Arah pada Simpang Jalan Teuku Umar Barat - Jalan Gunung Salak Kota Denpasar Alfonsus Theodorus
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 5 No. 2 (2025): AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i2.6964

Abstract

Teuku Umar Barat – Gunung Salak Street Intersection is one of the intersections that serves high traffic movement in the West Denpasar area. The problems that occur at the intersection are traffic congestion with high delays, especially during rush hours. To improve the performance of the intersection so that efficiency and smooth traffic flow can be achieved, a study was conducted with the aim of regulating traffic management in the intersection area with a one-way flow circulation pattern. Analysis of the performance of the section and intersection in existing conditions and the planned scenario using MKJI 1997, there are two alternative traffic managements, namely Alternative 1: Diverting Traffic Movement on the North and South Legs (North Gunung Salak Street – South Gunung Salak Street) multi-program traffic signal arrangements. Alternative 2: Diverting Traffic Movement on the East and South Legs (West Teuku Umar Street – South Gunung Salak Street) with traffic signal arrangements. The results of the analysis show that Alternative 2 is the best solution to reduce the amount of delays and increase the capacity and level of service at the Teuku Umar Barat – Jalan Gunung Salak intersection.