Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Board Independence as a Governance Signal for Corporate Creditworthiness in Indonesian High-Emission Listed Firms Okevanrianus Putra Hernat; Irwin Irwin; Yanto Yanto; Nunung Apriani; Mis Fertyno Situmeang
The Es Accounting And Finance Vol. 4 No. 03 (2026): The Es Accounting And Finance (ESAF)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esaf.v4i03.1156

Abstract

This study examines the influence of board independence as a governance signal on corporate creditworthiness among high-issuance listed companies in Indonesia. A quantitative explanatory research design was employed using primary data collected from 150 respondents representing customer perceptions. Data were obtained through a structured questionnaire measured using a five-point Likert scale and analyzed with IBM SPSS Statistics version 25. The analytical procedures included descriptive statistics, validity and reliability testing, normality and heteroscedasticity tests, Pearson correlation, and simple linear regression. The results indicate that all measurement items were valid and reliable, with Cronbach’s Alpha values of 0.912 for board independence and 0.901 for corporate creditworthiness. Board independence had a strong positive correlation with corporate creditworthines. The regression analysis showed that board independence positively and significantly influenced corporate creditworthiness. The coefficient of determination indicated that board independence explained 53.6% of the variation in perceived corporate creditworthiness. These findings support signaling theory and agency theory by demonstrating that independent board oversight signals transparency, accountability, effective risk management, and organizational reliability. The study concludes that strengthening board independence can improve stakeholder confidence and enhance the perceived creditworthiness of high-issuance listed companies in Indonesia.
Isu Perpajakan Terkini 2026: Antisipasi Perubahan dan Dampaknya Dedi Haryadi; Hengky Leon; Ricky Ricky; Okevanrianus Putra Hernat; Irwin Irwin
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i4.5503

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi perpajakan peserta melalui pendekatan mengenai isu perpajakan terkini, meliputi perubahan PPh Final UMKM, ketentuan kuasa wajib pajak, peran unsur kewilayahan dalam mendukung informasi perpajakan, serta SP2DK dan pemeriksaan pajak. Kegiatan dilaksanakan kepada 60 nasabah Bank BCA KCP Tanjungpura di Hotel G, Kota Pontianak pada 28 Juli 2026, dengan pendekatan partisipatif melalui diskusi interaktif. Evaluasi terhadap perubahan tingkat pemahaman peserta dilakukan melalui instrumen tes awal dan akhir. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat pemahaman peserta mengalami peningkatan dari 45 persen pada tahap awal menjadi 70 persen pada tahap akhir yang merepresentasikan kenaikan sebesar 25 persen. Kegiatan juga membantu meluruskan beberapa kesalahpahaman peserta terkait penerapan PPh Final UMKM, kewenangan unsur kewilayahan, serta fungsi SP2DK dalam pengawasan perpajakan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi perpajakan yang dilakukan secara interaktif dan berbasis kasus efektif dalam meningkatkan literasi perpajakan masyarakat. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk membantu wajib pajak mengikuti perkembangan regulasi, meningkatkan ketertiban administrasi, dan mendorong kepatuhan perpajakan.
Profesi Konsultan Pajak: Jenjang Lanjutan di SMK Kristen Immanuel Pontianak Okevanrianus Putra Hernat; Hengky Leon; Dedi Haryadi; Ricky Ricky; Irwin Irwin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8386

Abstract

Keterbatasan jumlah konsultan pajak di Indonesia berbanding terbalik dengan meningkatnya jumlah wajib pajak dan kompleksitas regulasi perpajakan. Kondisi ini membuka peluang karier yang sangat luas bagi generasi muda, khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Program Studi Akuntansi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lanjutan mengenai profesi konsultan pajak kepada siswa SMK Kristen Immanuel Pontianak, meliputi persyaratan profesi, jenjang sertifikasi, peluang karier, tantangan profesi, serta roadmap pengembangan karier jangka panjang. Kegiatan dilaksanakan secara luring dengan melibatkan 141 siswa kelas X, XI, dan XII. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi secara sistematis, diskusi interaktif, serta penyampaian data empiris mengenai kebutuhan konsultan pajak di Indonesia dan perbandingan internasional. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap profesi konsultan pajak sebagai karier profesional yang berkelanjutan dan bernilai strategis. Selain itu, siswa menunjukkan minat yang lebih tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di bidang akuntansi dan perpajakan sebagai tahap awal menuju sertifikasi konsultan pajak. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat literasi karier, menyiapkan sumber daya manusia unggul di bidang perpajakan, serta mendukung peningkatan kepatuhan pajak nasional melalui edukasi sejak dini.