Yohanes Yuda
SMK Kesehatan Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Pendampingan Iman Anak melalui Kegiatan Serikat Kepausan Anak Misioner di Stasi Santo Yosef Kampung Baru Theorodus Donni Tangel; Yohanes Yuda; Fabianus Sidi
Gaudium Vestrum - Jurnal Kateketik Pastoral VOL. 8, NO. 1, JUNI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Kateketik Pastoral Katolik (STKPK) Bina Insan Keuskupan Agung Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61831/gvjkp.v8i1.214

Abstract

This research aims to determine the forms of activities for mentoring children's faith, implementation of mentoring methods, supporting and inhibiting factors for mentoring children's faith through SEKAMI activities at Stasi St. Yosef Kampung Baru. A descriptive qualitative approach, with interactive analysis was used to analyze data collected through observation, interviews, with 13 informants consisting of 4 companions and 9 SEKAMI members. The results of this research show that the forms of mentoring activities are communicative, creative, communal and learning activities. Based on the mentoring methods, namely the explaining, asking, doing and assigning methods, it is known that the most dominant method used by the mentors is the doing method because this method is considered to be able to help children see the relevance and practical application of the mentoring material in everyday life. The explanation method shows an attempt to provide a direct explanation regarding the material to be studied. The questioning method is used to encourage participants to participate in learning by formulating relevant questions. Meanwhile, the assignment method shows an effort to involve children in tasks that can test their understanding and skills. The combination of these four methods is a holistic approach to mentoring. Through a variety of different methods, it can provide an interesting, enjoyable and effective faith mentoring experience.
Perwujudan Katolisitas Orang Muda Katolik Paroki Santo Lukas Temindung di Tengah Masyarakat Pluralisme Beragama Theodorus Rahmat Hang; Nikolaus Anggal; Yohanes Yuda
Educationist: Journal of Educational and Cultural Studies Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Educational and Cultural Studies
Publisher : PT Literasi Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwujudan katolisitas di tengah masyarakat yang pluralisme beragama yang dilihat dari aspek dialog dan kerjasama, toleransi, dan belarasa. Metode observasi, dokumentasi, dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data dari 12 orang informan yang terdiri dari OMK dan Pastor Paroki St. Lukas Temindung. Data yang terkumpul dianalisis mulai dari proses pengumpulan data, reduksi, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perwujudan katolisitas OMK di tengah masyarakat pluralisme dilihat dari aspek dialog dan kerjasama, OMK membangun hubungan yang harmonis dengan komunitas beragama lain, menunjukkan komitmen mereka terhadap nilai-nilai saling pengertian dan rasa hormat. Toleransi yang ditunjukkan OMK melalui kegiatan menjaga keamanan selama beribadah dan kunjungan antarumat beragama menegaskan bahwa keberagaman adalah kekayaan yang harus dihargai dan dirayakan. Selain itu, melalui kegiatan belarasa seperti peduli Covid-19, donor darah, dan penggalangan bantuan, OMK menunjukkan kesediaan mereka untuk memberikan pelayanan kepada sesama tanpa memandang perbedaan. Perwujudan katolisitas OMK dalam konteks masyarakat pluralisme beragama adalah cerminan dari kasih dan pelayanan untuk saling memahami, saling bekerja sama dan saling mengasihi. Namun demikian, hendaknya menyusun program dan strategi yang terstruktur dan berkelanjutan dalam mendukung perwujudan katolisitas melalui dialog dan kerjasama, toleransi, serta belarasa.