Ni Ketut Utami Dewi
Politeknik Negeri Bali

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REALITAS CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY BERBASIS TRI HITA KARANA PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA ADAT LUKLUK Ni Ketut Utami Dewi; I Nyoman Darmayasa; Ni Nengah Lasmini
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 7 No. 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v8i1.14136

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk memahami kondisi nyata penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis Tri Hita Karana pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Adat Lukluk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah pengawas, ketua, sekretaris dan pegawai LPD Desa Adat Lukluk. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan CSR berbasis nilai lokal Tri Hita Karana pada LPD Desa Adat Lukluk di Bali telah membawa dampak positif bagi pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat. Konsep Tri Hita Karana, yang mencakup hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan lingkungan (Palemahan), diimplementasikan pada LPD melalui berbagai kegiatan. Dalam aspek Parahyangan, LPD berkontribusi pada kegiatan keagamaan desa, seperti sumbangan dana punia untuk pura dan bantuan renovasi pura. Sementara itu, pada aspek Pawongan, LPD memberikan beasiswa bagi karyawan serta dana sosial lainnya untuk mendukung masyarakat dalam acara kematian dan kegiatan pemuda. Aspek Palemahan diwujudkan melalui donasi tong sampah untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di desa. Penelitian ini juga menggarisbawahi peran signifikan LPD dalam menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pinjaman berbasis kekeluargaan yang mengurangi ketergantungan pada rentenir. Adanya pembagian keuntungan LPD sebesar 20% untuk masyarakat desa semakin memperkuat hubungan positif antara LPD dan masyarakat setempat. Aktivitas sosial LPD yang berkesinambungan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga membangun citra positif dan kepercayaan terhadap LPD. Temuan ini mendukung teori legitimasi dan teori stakeholder, yang menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan nilai sosial mereka dengan norma masyarakat serta memperhatikan seluruh pemangku kepentingan. Penelitian ini menggambarkan CSR pada LPD yang mengandung tiga aspek harmonisasi vertikal dan horizontal