Kalvin Prasetyo
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Sistem Informasi Pemantauan Harga Pangan TPID Kerinci Menggunakan Metode RAD Kalvin Prasetyo; M. Yusuf
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13888

Abstract

Tim pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kerinci masih mengandalkan sistem pengolahan data manual berbasis Microsoft Excel dalam pemantauan harga komoditas pangan, yang menyebabkan keterlambatan data dan lambatnya respons kebijakan, kondisi ini semakin krusial mengingat Kabupaten Kerinci mencatat inflasi year-on-year tertinggi di Provinsi Jambi pada Desember 2024 sebesar 2,07% berdasarkan data BPS. Peneliti selanjutnya melakukan analisis pada sistem pemantauan harga saat ini, dengan menggunakan data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan studi pustaka. Kemudian peneliti menawarkan sistem yang baru berbasis website. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi pemantauan harga komoditas pangan berbasis website menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang dilandasi kajian teoritis mencakup sistem informasi, pemantauan harga, inflasi, serta teknologi web seperti PHP, MySQL, dan Laravel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan RAD meliputi Requirements Planning, User Design, Construction, dan Cutover, serta pengujian melalui Blackbox Testing. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu memantau 48 komoditas pangan secara real-time, dilengkapi fitur input harga harian, visualisasi grafik tren harga, rekap laporan PDF dan Excel, serta dashboard informatif, dengan seluruh fungsi sistem terbukti berjalan sesuai spesifikasi. Disimpulkan bahwa sistem ini berhasil menggantikan proses pengolahan data manual dan mendukung pengambilan keputusan pengendalian inflasi daerah secara lebih responsif dan efisien.