Leonardo Halomoantua Hutapea
Fakultas Hukum, Universitas Mulawarman, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Formulasi Hukum Sistem Insentif Perizinan Pertambangan Batubara Untuk Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Alam Dalam Perspektif Economic Analysis of Law Leonardo Halomoantua Hutapea
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 1 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i1.3078

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan Economic Analysis of Law dalam kebijakan perizinan usaha pertambangan batu bara di Indonesia, serta analisis terhadap sistem regulasi dan insentif yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi peningkatan efisiensi dan keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam, khususnya dalam sektor pertambangan batu bara. Dengan menggunakan pendekatan analisis ekonomi, penelitian ini mengkaji dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari kebijakan perizinan yang ada, serta menilai efektivitas insentif yang diberikan untuk mendorong praktik pertambangan yang lebih berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Economic Analysis of Law dapat berfungsi sebagai instrumen yang efektif untuk meningkatkan efisiensi sistem perizinan, dengan mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial yang dihasilkan oleh kegiatan pertambangan. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana menyeimbangkan kepentingan ekonomi jangka pendek dengan keberlanjutan sumber daya alam dan kualitas hidup masyarakat. Sistem regulasi dan insentif yang ada masih menghadapi sejumlah masalah, seperti birokrasi yang rumit, lemahnya pengawasan, dan potensi regulatory capture, yang mengurangi daya tarik investasi dan dapat merugikan masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini menyarankan agar regulasi dan sistem insentif dalam kebijakan perizinan usaha pertambangan batu bara di Indonesia disederhanakan, diperkuat dengan pengawasan yang ketat, dan lebih memperhitungkan eksternalitas sosial dan lingkungan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan sektor pertambangan batu bara dapat memberikan manfaat ekonomi yang maksimal tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.