Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kebijakan Pemerintah Kota Denpasar Terkait Pariwisata Berkelanjutan SDGs 12 Pasca Covid 19 Nadine Karryn Sahetapy; Roberto Octavianus Cornelis Seba; Novriest Umbu Walangara Nau
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 1 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i1.3279

Abstract

Penelitian ini mengkaji kebijakan Pemerintah Kota Denpasar terkait pariwisata berkelanjutan dalam kerangka Sustainable Development Goals (SDGs) 12, terutama setelah dampak pandemi COVID-19. Pandemi telah memberikan tantangan besar bagi sektor pariwisata, memicu perlunya strategi pemulihan yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan sosial. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah daerah, termasuk promosi ekowisata, pelibatan masyarakat lokal, dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dan pelaku industri untuk menciptakan pariwisata yang lebih ramah lingkungan dan berdaya saing.
Tanggung Jawab Sosial PT. Nusa Halmahera Minerals Melalui Implementasi Sustainable Develompment Goals Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat di Halmahera Utara Syaloomita Jessica Inrizky Chairudin; Christian Herman Johan de Fretes; Roberto Octavianus Cornelis Seba
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.770

Abstract

Dalam penelitian ini fokus melihat bagaimana peran aktor non- negara dalam hal ini PT. Nusa Halmahera Minerals dalam mewujudkan kehidupan masyarakat lingkar tambang yang sejahtera. Penelitian ini menggunakan konsep Sustainable development goals, corporate social responsibility, dan konsep Rencana induk program pengembangan masyarakat untuk menganalisa apa saja usaha yang sudah dilakukan oleh perusahaan sebagai bentuk komitmen untuk mencapai masyarakat berkelanjutan dan mandiri. Selain itu ide pemikiran Liberalisme yang mendukung aktor non- negara yang memiliki peran untuk mewujudkan kesejahteraan manusia menjadi kerangka pemikiran yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana peran aktor non- negara yang ternyata juga penting untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Halmahera Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini yaitu penelitian kualitatif, yang melihat bagaimana suatu fenomena dalam masyarakat dan dijelaskan secara deskriptif dan pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, seperti dokumen dari perusahaan, jurnal, buku, dan lain- lain sebagai sumber informasi selain itu wawancara dengan pemangku kepentingan dalam perusahaan
Dampak Penyeludupan Barang Ilegal dari Filipina ke Indonesia Melalui Sulawesi Utara dari Prespektif Human Security Mikhael Samuel Benaya Taaluruga; Roberto Octavianus Cornelis Seba; Indra Wisnu Wibisono
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 8 No. 5 (2026): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v8i5.2246

Abstract

This study aims to analyze the dynamics of illegal goods smuggling from the Philippines to Indonesia via North Sulawesi and its impact on human security. The study employed a descriptive qualitative approach with a literature review method utilizing scientific journals, international agency reports, government documents, and other official sources. The analysis was conducted using Transnational Organized Crime Theory and the concept of Human Security. The results indicate that smuggling exploits the geographic conditions of border areas, cross-border socio-economic relations, and weak maritime surveillance through the use of small vessels and organized criminal networks. This activity impacts economic security through state losses, unfair business competition, and disruption to the local economy. It also impacts personal security due to the influx of firearms, hazardous materials, and the increased risk of community involvement in criminal networks. The study concludes that smuggling constitutes a non-traditional security threat that requires strengthened maritime surveillance, bilateral cooperation, and the empowerment of border communities.