Nurul Ariningtyas
Universitas Islam Mulia Yogyakarta Prodi D3 Kebidanan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MENGHADAPI PREMENOPAUSE Aminatul Fatayati; Nurul Ariningtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.258

Abstract

Wanita biasanya memasuki masa premenopause antara usia 40 hingga 50 tahun, yang seringkali diikuti dengan munculnya gejala cemas. Wanita membutuhkan dukungan suami untuk mengurangi kecemasan selama masa premenopause. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu yang mengalami premenopause di wilayah Desa Banyuroto,Sawangan, Magelang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasi dan cross-sectional untuk menganalisis hubungan antara dukungan suami dan tingkat kecemasan pada ibu premenopause. Sampel penelitian ini terdiri dari 35 ibu premenopause yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang berfokus pada dukungan suami dan tingkat kecemasan. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif antara dukungan suami dan tingkat kecemasan pada ibu premenopause dengan koefisien korelasi sebesar 0,350 dan nilai p 0,028.
ANALISIS SPASIAL-TEMPORAL PERSALINAN REMAJA, KEJADIAN BBLR, DAN MASALAH GIZI BALITA DI D.I. YOGYAKARTA (2019–2024) Nurul Ariningtyas; Aminatul Fatayati; Este Latifahanun; Safirina Aulia Rahmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v11i1.363

Abstract

Masalah gizi balita berkaitan erat dengan kondisi kesehatan maternal pada periode kehamilan dan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tren antara persalinan usia dini dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) serta menelaah tren temporal beban gizi buruk (stunting, underweight, dan wasting) pada balita di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Studi ini menggunakan data sekunder berbasis wilayah kabupaten/kota di DIY periode 2019–2024 yang bersumber dari Buku Data Kesehatan Dinas Kesehatan DIY. Analisis data dilakukan secara deskriptif tren temporal. Hasil penelitian menunjukkan tren persalinan remaja cenderung melandai secara umum. Sebaliknya, persentase BBLR di DIY mengalami tren peningkatan persisten dengan puncaknya pada tahun 2023 (7,60%), yang selaras dengan terjadinya rebound prevalensi stunting dari 16,40% (2022) menjadi 18,00% (2023). Sleman dan Bantul memiliki jumlah persalinan remaja absolut tertinggi, namun Kota Yogyakarta mencatatkan persentase BBLR tertinggi (9,17% pada tahun 2024). Hal ini menegaskan bahwa BBLR di DIY bersifat multifaktorial, dipengaruhi oleh stressor urban di perkotaan, masalah Kekurangan Energi Kronis (KEK) di pedesaan, serta adanya bias rujukan rumah sakit. Rekomendasi penelitian ini adalah diperlukannya diferensiasi program intervensi berbasis karakteristik wilayah serta reorientasi program kesehatan dari hilir ke hulu siklus hidup.