Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Severe Preeclampsia and Anemia in Pregnancy: Risk Factors, Prevention, and Management – Case Report Abitmer Gultom; Nur Nunu Prihantini; Beatrix Melanie Beding
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.6407

Abstract

Severe preeclampsia (PE) and anemia are two common medical conditions during pregnancy that have serious impacts on maternal and fetal health. Preeclampsia is a new-onset hypertensive disorder (≥140/90 mmHg) after 20 weeks of gestation, which may be accompanied by proteinuria and organ dysfunction in the mother or uteroplacental dysfunction. If left untreated, preeclampsia can progress to eclampsia, characterized by seizures, neurological disturbances, and anincreased risk of vital organ complications, including kidney failure, pulmonary edema, and liver dysfunction. To report a case of Severe Preeclampsia and Anemia in a 29-year-old female patient. The subject was a 29-year-old G2P1A0 woman in her final trimester of pregnancy who came with the chief complaint of tightness in the abdomen, cramp-like pain, headache, and blurred vision. The patient previously had a history of uncomplicated pregnancy. A 29-year-old G2P1A0 woman presented with complaints of abdominal tightening, cramping, headache, and blurred vision, who was subsequently diagnosed with severe preeclampsia and anemia. Findings included Anemia, Leukocytosis, and Proteinuria are Present. the patient was hospitalized, underwent a caesarean section, and received appropriate medical management.
IMPLEMENTASI SEKOLAH RAMAH ANAK: UPAYA KOTA BEKASI DALAM PERLINDUNGAN HAK ANAK Windy Pradita Adyarani; Mas Wishnuwardhana; Beatrix Melanie Beding; Pujiati Abbas; Bona Sandro Hasibuan
Jurnal Akta Trimedika Vol. 2 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/aktatrimedika.v2i2.22209

Abstract

Pendahuluan. Pendidikan dasar adalah tahap penting dalam membangun dasar intelektual dan spiritual anak sesuai dengan perkembangan mereka. Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan berkualitas, namun sayangnya, distribusinya di Indonesia masih belum merata. Untuk menjamin hak anak dalam memperoleh pendidikan, pemerintah menerapkan kebijakan Sekolah Ramah Anak, yang bertujuan agar institusi pendidikan dapat mengembangkan minat, bakat, dan potensi anak. Di Kota Bekasi, program ini dijalankan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Metode. Penelitian ini adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang yang bertujuan untuk menggambarkan evaluasi program Sekolah Ramah Anak di Kota Bekasi pada tahun 2024. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penilaian dilakukan dengan menggunakan instrumen yang telah distandarisasi. Proses evaluasi dilaksanakan melalui dua metode, yaitu penilaian dokumen dan verifikasi lapangan. Skor total dari kedua metode tersebut dijumlahkan, dan satu sekolah dipilih sebagai pemenang. Hasil. MI Tarbiyatul Falah menempati peringkat pertama dalam evaluasi program Sekolah Ramah Anak tahun 2024. Kesimpulan. Program evaluasi Sekolah Ramah Anak bertujuan memastikan hak anak terpenuhi dan memberikan perlindungan di sekolah. Pembentukan sekolah ramah anak diharapkan menjadi standar sekolah yang fokus pada pemenuhan hak anak, sehingga mereka dapat berkembang optimal sesuai tahap usia dan perkembangan.