Nurqadriani Nurqadriani
STAI YAPIS Takalar, Takalar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluation of the Performance Assessment System for Islamic School Principals: Challenges and Opportunities in Achieving Quality-Based Education Muh. Nur Fithri Dahlan; Nurqadriani Nurqadriani; Muh. Nur Ridho Chaerul Firdaus
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 6 No. 1 (2025): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v6i1.739

Abstract

Objective: This study evaluated the implementation of the Performance Assessment for Islamic School Principals using the CIPP approach (Context, Input, Process, Product) to assess the relevance of its objectives, the adequacy of inputs, the effectiveness of processes, and its impact on the quality of education in Islamic schools. Method: Data were collected through in-depth interviews with principals and supervisors and direct observations in several Islamic schools. Results: The results indicated that the objectives of the Performance Assessment for Islamic School Principals aligned with the needs of Islamic schools in improving educational quality. However, challenges existed in the form of supervisor competencies and limited technological infrastructure, affecting the effectiveness of implementing the Performance Assessment for Islamic School Principals. The implementation process followed established procedures but still faced technical and administrative obstacles. The impact of Performance Assessment for Islamic School Principals on improving education quality was significant, particularly in strengthening management and enhancing teacher competencies. Novelty: The study recommended aligning Performance Assessment for Islamic School Principals indicators with local needs, improving training for supervisors, developing technological infrastructure, digitizing Performance Assessment for Islamic School Principals processes, and strengthening follow-up measures post Performance Assessment for Islamic School Principals through training and mentoring programs for principals. These findings highlighted the importance of a holistic and adaptive approach in implementing Performance Assessments for Islamic School Principals to achieve sustainable improvements in the quality of education in Islamic schools.
Membaca Realitas Digitalisasi Pendidikan di Kepulauan Tanakeke: Perspektif Peserta Didik terhadap Harapan dan Tantangan Era Digital Nurqadriani Nurqadriani; Muh. Nur Fithri Dahlan; Abubakar Abubakar
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 6 No. 3 (2026): June
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v6i3.799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi peserta didik di Kepulauan Tanakeke terhadap implementasi program digitalisasi pendidikan di Kabupaten Takalar, mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi, serta menggambarkan harapan mereka terhadap pengembangan pendidikan digital di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan langkah-langkah mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menafsirkan tema-tema yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki persepsi yang umumnya positif terhadap pembelajaran digital, khususnya dalam hal akses informasi, fleksibilitas waktu, dan keberagaman media pembelajaran. Namun demikian, mereka menghadapi tantangan serius seperti keterbatasan perangkat digital, akses internet yang tidak stabil, serta rendahnya literasi digital. Peserta didik berharap adanya dukungan infrastruktur yang lebih baik, pelatihan yang berkelanjutan, dan peran aktif guru dalam membimbing penggunaan teknologi pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi digitalisasi pendidikan di wilayah kepulauan sangat bergantung pada sinergi antara kesiapan teknologi, dukungan kebijakan, dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan secara kontekstual. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa tanpa intervensi berbasis kebutuhan lokal, mulai dari infrastruktur hingga pendampingan, kesenjangan pendidikan digital di wilayah kepulauan berpotensi melebar dan menghambat pemerataan mutu pendidikan.