Irianto
Metro Hospitals Cikupa, Tangerang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diagnosis dan Tata Laksana Diabetes Insipidus: Tinjauan Pustaka Irianto
Cermin Dunia Kedokteran Vol 51 No 10 (2024): Infeksi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v51i10.1234

Abstract

Diabetes insipidus is a part of the polyuria-polydipsia syndrome, defined as urine output greater than 50 mL/kgBW accompanied by high fluid intake. This disease is classified into 4 types: central, nephrogenic, dipsogenic, and gestational. This disease is extremely rare and can easily go unnoticed. Different types of diabetes insipidus have different therapies.
Neoplasia Limfoid yang Menyerupai Mesotelioma: Laporan Kasus Irianto; Made Widya Wirayanti Puteri; I Wayan Sunaka; Novitasari
Cermin Dunia Kedokteran Vol 52 No 6 (2025): Kesehatan Jiwa
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v52i6.1366

Abstract

Pendahuluan : Neoplasma limfoid merupakan kelainan proses hematopoiesis lini limfoid, yang bisa mengarah ke limfoma ataupun leukemia. Mesotelioma merupakan pertumbuhan sel mesotel abnormal yang terkait kuat dengan paparan asbes. Pada gambaran radiologi, biasanya mesotelioma dideskripsikan sebagai lesi dengan densitas jaringan dengan batas yang tegas, spiculated yang menempel pada dinding toraks. Gambaran tersebut sebenarnya hanya menggambarkan suatu jaringan yang menempel pada toraks, dapat dicurigai mesotelioma, namun dapat juga akibat proses penyakit yang lain, seperti leukemia, limfoma, dan tuberkulosis. Kasus: Pria berusia 58 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas. Pasien awalnya dicurigai mesotelioma disertai kecurigaan keganasan darah, namun ternyata hasil biopsi lebih mengarah pada infiltrasi neoplasma limfoid. Simpulan: Pada pasien ini, neoplasma limfotik menginfiltrasi jaringan mesotel dan menghasilkan gambaran jaringan berbatas tegas dan spiculated yang menyerupai mesotelioma. Pemeriksaan biopsi sebagai baku emas belum dapat digantikan oleh pencitraan radiologi untuk saat ini, karena banyak proses penyakit lain yang dapat menyerupai suatu gambaran keganasan.