Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Science Teaching Materials Based Jayapura Ethnoscience and Their Impact on Students' Science Process Skills Jan Pieter; Putu Victoria M. Risamasu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.10819

Abstract

Students living in a dominant culture need science teaching materials that are able to mediate the transition of life from traditional science to scientific science. The solution offered is the application of ethnoscience in science learning. The purpose of the study was to develop ethnoscience-based science teaching materials and see its impact on students' science process skills. The type of research is research and development (Borg & Gall, 2003). The population of the study was grade VII students from four junior high schools in Jayapura City. The research sample consisted of eight classes, namely four classes as experimental classes that learned with Jayapura ethnoscience-based teaching materials and four classes as control classes with conventional teaching materials. Furthermore, a quasi-experiment was used using a randomized pretest-posttest control group design. The results of the study showed that with the reconstruction carried out, many traditional sciences were found that could be used to teach modern science. The developed Jayapura ethnoscience-based science teaching materials had a positive impact, and there was a significant difference in science process skills between students in the experimental and control classes. The developed Jayapura ethnoscience teaching materials were able to mediate students' learning transitions and support students' science process skills in learning science.
Penerapan Model Contextual Teaching and Learning Berbasis Etnosains Jayapura Terhadap Penguasaan Konsep dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Jan Pieter; Putu Victoria M. Risamasu; I Wayan Gunada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3385

Abstract

Peserta didik yang kehidupan kesehariannya hidup dalam adat dan budaya yang kental dan dominan memerlukan mediasi dalam pembelajaran di kelas, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penerapan etnosains dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk memadupadankan etnosains Jayapura dengan pelajaran IPA dalam bentuk model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan melihat pengaruhnya terhadap penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode ekperimen dengan model penelitian adalah jenis penelitian kuantitatif dengan Quasi Eksperimental design dengan tipe desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII di SMP Negeri 13 Jayapura, dan sampel adalah siswa kelas VII A dan VII B. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen angket dan instrumen evaluasi hasil belajar IPA. Analisis data menggunakan analisis N-Gain (Hake, 1999) dan analisis regresi dengan menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL berbasis etnosais Jayapura terbukti meningkatkan penguasaan konsep peserta didik pada materi Struktur dan lapisan bumi, ditemukan peningkatan N-gain sebesar 0,62 (kategori sedang) pada kelompok eksperimen dimana lebih tinggi dibandingkan pada kelas kontrol dengan nilai gain 0,13 (kategori rendah), selanjutnya hasil uji regresi menunjukkan nilai signifikansi (2 tailed) sebesar 0,003 < 0,005, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran CTL berbasis etnosain Jayapura terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik.