Putri Suaidah Pulungan
Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asahan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PENDEKATAN METAKOGNITIF DENGAN DESAIN PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA MAN 1 ASAHAN Putri Suaidah Pulungan
Jurnal Pendidikan Sang Surya Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Sang Surya
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56959/jpss.v10i2.289

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kualitas bahan ajar berbasis pendekatan metakognitif dengan desain pendidikan karakter untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis dan kecerdasan emosional siswa MAN 1 Asahan, (2) Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dengan menggunakan bahan ajar berbasis pendekatan metakognitif dengan desain pendidikan karakter, (3) Peningkatan kecerdasan emosional siswa dengan menggunakan bahan ajar berbasis pendekatan metakognitif dengan desain pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. dengan menggunakan model pengembangan 4-D, Bahan ajar yang dikembangkan ( Buku Guru, Buku Siswa) Uji coba I dilakukan pada siswa kelas XI MIA 2 MAN 1 Asahan dan uji coba II pada siswa kelas XI MIA 3 MAN 1 Asahan, kemudian tahap penyebaran pada kelas XI MIA 2 SMA N 1 Panyabungan . Dari hasil uji coba I dan uji coba II diperoleh: 1) bahan ajar berbasis pendekatan metakognitif dengan desain pendidikan karakter yang dikembangkan efektif, ditinjau dari: a) aktivitas siswa dalam toleransi yang telah ditetapkan, b) ketuntasan tes kemampuan penalaran secara klasikal; (2) peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dengan menggunakan bahan ajar berbasis pendekatan metakognitif dengan desain pendidikan karakter dilihat berdasarkan tahap penyebaran pada pre-tes dan post-tes sebesar 35,8% denganN-gain=0.718 kategori tinggi; 3) Peningkatan kecerdasan emosional siswa dengan menggunakan menggunakan bahan ajar berbasis pendekatan metakognitif dengan desain pendidikan karakter yang dikembangkan dilihat berdasarkan tahap penyebaran pada pre-tes dan post-tes meningkat sebesar 29,8% dengan N-gain sebesar 0,703 kategori sedang.
English Vocabulary Enhancement Training Through Audio-Visual Media Agus Salim Marpaung Salim; Putri Suaidah Pulungan
Transformative Service Journal Vol 2 No 2 (2026): Agustus
Publisher : CV Narasi Khatulistiwa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67490/mumtaza.v2i2.962

Abstract

Vocabulary mastery is one of the fundamental components of English language learning, as it serves as the foundation for developing listening, speaking, reading, and writing skills. It plays a crucial role in learners' ability to understand information, communicate effectively, and express thoughts in both oral and written forms. Extensive vocabulary knowledge enhances reading comprehension, improves listening accuracy, supports fluent speaking, and facilitates effective writing. Conversely, limited vocabulary often becomes a major barrier to language acquisition, reducing learners' confidence and restricting their ability to communicate meaningfully. Therefore, developing vocabulary is considered one of the primary objectives of English language instruction and an essential determinant of learners' overall language proficiency. However, many junior secondary school students continue to face difficulties in acquiring English vocabulary due to the use of less engaging teaching methods and the limited utilization of interactive learning media. This community service program aimed to improve the English vocabulary mastery of students at MTs Darul Falah through audio-visual media-based training. The training employed educational videos, images, animations, and interactive audio designed to create a more contextual, engaging, and communicative learning experience. The implementation methods included material presentation, demonstrations, hands-on practice using audio-visual media, vocabulary exercises, and learning outcome evaluation through observation and participant feedback. The results demonstrated that the use of audio-visual media significantly enhanced students' active participation, learning motivation, and understanding and mastery of English vocabulary. Furthermore, participants showed high enthusiasm throughout the training process because the learning materials were presented in an interesting and easily understandable manner. Therefore, audio-visual media-based training represents a promising instructional strategy for enhancing English vocabulary mastery among MTs Darul Falah students. This approach not only facilitates more meaningful and engaging vocabulary learning through multimodal input but also encourages active learner participation and long-term vocabulary retention. In the context of pesantren education, integrating audio-visual media into English instruction can help prepare santri with the language competencies needed to access global knowledge, engage in intercultural communication, and contribute to international academic and religious discourse while maintaining the core values of Islamic education.