Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar Terhadap Return on Asset (ROA) Pada Perusahaan Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2017 –2024 Eneng Yuyu Yuliani; Devyanthi Syarif
eCo-Fin Vol. 7 No. 2 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i2.2357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana inflasi, suku bunga, dan nilai tukar berpengaruh terhadap Return on Asset (ROA) pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017 hingga 2024. Metode pendekatan kuantitatif dilakukan dengan teknik deskriptif dan verifikatif, memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari situs resmi BEI berupa annual report. Teknik purposive sampling digunakan untuk pemilihan sampel. Analisis data dibantu oleh software SPSS versi 26.0 mencakup uji asumsi klasik, regresi linear berganda, korelasi Pearson, koefisien determinasi, serta uji t untuk pengujian hipotesis parsial, dan uji F untuk pengujian hipotesis simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, ketiga variabel independen tidak memengaruhi variabel dependen. Secara teoritis, hasil ini memberikan kontribusi dalam memperluas kajian mengenai keterikatan antara indikator makroekonomi dan kinerja keuangan perbankan, khususnya dalam konteks ROA. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen bank dalam merumuskan strategi menghadapi dinamika ekonomi makro, serta memberikan masukan bagi regulator dan pembuat kebijakan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Return on Assets terhadap Harga Saham pada Perusahaan Subsektor Farmasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2025 Selly Selvia; Ferry Kosadi; Devyanthi Syarif
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2319

Abstract

Riset ini dirancang untuk menguji dampak Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Return on Assets atas Harga Saham bagi perusahaan subsektor farmasi yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia rentang tahun 2018-2025. Prosedur yang diterapkan berupa rancangan kuantitatif melalui corak deskriptif serta verifikatif. Penetapan sampel kajian dilaksanakan mempraktikkan metode purposive sampling hingga menjaring 8 perusahaan subsektor farmasi dalam durasi observasi 8 tahun, dengan demikian keseluruhan unit data yang diteliti akumulasinya mencapai 64 pengamatan. Pengolahan data dilakukan memanfaatkan pengujian asumsi klasik, pemodelan regresi linier berganda, evaluasi koefisien determinasi, pengujian mandiri (uji t), serta pengujian bersamaan (uji F) berbantuan peranti lunak SPSS. Temuan kajian membuktikan bahwa secara individu, Current Ratio dan Debt to Equity Ratio tidak memberikan dampak bermakna atas Harga Saham, sementara itu Return on Assets memberikan kontribusi nyata terhadap Harga Saham. Secara bersama-sama, Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Return on Assets berdampak nyata atas Harga Saham berlandaskan perolehan F-hitung senilai 7,557 serta tingkat signifikansi 0,000. Besaran Adjusted R Square senilai 29,7% mengisyaratkan bahwa fluktuasi Harga Saham mampu diterangkan oleh ketiga variabel bebas tersebut, adapun porsi selebihnya senilai 70,3% dipaparkan oleh elemen lain eksternal dari kerangka kajian. Output tersebut menandakan bahwa profitabilitas perusahaan bertindak sebagai tolak ukur yang lebih utama untuk penanam modal ketimbang rasio likuiditas maupun komposisi modal guna menetapkan langkah penanaman dana dalam saham perusahaan farmasi.