Akmillah Ilhami
Universitas Sriwijaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Media Puzzle Bergambar terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di Tk B Tunas Muda Lahat Fenti Cantika; Akmillah Ilhami
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.1478

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk meneliti pengaruh kegiatan bermain puzzle yang berkaitan dengan kecerdasan emosional anak-anak dengan rentang usia 5-6 tahun di TK B Tunas Muda Lahat. Metodologi yang diterapkan adalah pre-eksperimen dengan model one-shot case study. Partisipan penelitian melibatkan 18 anak dengan rentang usia 5-6 tahun yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 6 anak perempuan, diseleksi melalui metode sampling jenuh. Pengumpulan data dilaksanakan melalui teknik observasi, tes perbuatan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji-t satu sampel. Hasil perhitungan statistik menunjukkan nilai thitung 5,25 > ttabel 1,74, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima sedangkan hipotesis nol (Ho) ditolak. Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan bermain puzzle memberikan pengaruh terhadap kecerdasan emosional dengan rentang usia 5-6 tahun di TK B Tunas Muda Lahat. Aktivitas ini juga mendukung perkembangan berbagai dimensi lainnya, seperti aspek kognitif yang mengasah kemampuan berpikir simbolik dan menyelesaikan masalah, aspek motorik halus yang melibatkan koordinasi mata-tangan melalui penggunaan otot-otot kecil, serta aspek sosial yang membantu mengurangi rasa malu dan ketakutan pada anak, sambil meningkatkan kelancaran berbicara.
Analisis Kebutuhan Media Video Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Kompetensi Pengasuhan Mahasiswa Calon Guru PAUD Rukiyah Rukiyah; Akmillah Ilhami; Andryanto Sudiah Putra; Yuni Dwi Suryani; Jenni Ilfa Reza; Tiara Marintan
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1751

Abstract

Perkembangan anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kompetensi pengasuhan yang tepat. Hal ini menjadi salah satu konsentrasi yang akan diteliti karena kompetensi pengasuhan merupakan kemampuan penting bagi calon guru Pendidikan Anak Usia Dini untuk memahami dan menerapkan praktik perawatan anak secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) FKIP Universitas Sriwijaya terhadap pengembangan media video pembelajaran interaktif pada mata kuliah Perawatan Bayi dan Batita guna meningkatkan kompetensi pengasuhan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek 55 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui angket daring dan dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mahasiswa menilai pembelajaran perawatan anak usia dini sangat penting (92,7%), menghendaki inovasi media pembelajaran yang lebih interaktif (88,5%), dan menyukai media berbasis audio-visual (79,4%). Temuan ini menegaskan perlunya inovasi media pembelajaran interaktif yang mampu menjembatani teori dan praktik, memperkuat keterampilan prosedural, serta meningkatkan keterlibatan aktif mahasiswa. Implikasi penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan video pembelajaran interaktif yang kontekstual, fleksibel, dan efektif dalam mendukung peningkatan kompetensi pengasuhan calon guru PAUD.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI FLASHCARD SUKU KATA DI TK Maulida Maulida; Akmillah Ilhami
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8244

Abstract

Mastery of early reading skills is a crucial foundation for early childhood cognitive and literacy development, especially during the golden phase of 5–6 years of age. Unfortunately, the actual conditions at Aisyah Muara Penimbung Islamic Kindergarten indicate an urgent need for improvement, with initial observations recording a concerning classical achievement of 38.3%. The majority of children, namely 9 out of 12 subjects, failed to achieve the Developing According to Expectations criteria because previous teaching methods, which were limited to textbooks and letter blocks, were deemed less interactive. To address this stagnation, classroom action research was implemented through two systematic cycles of the Kemmis & McTaggart model, integrating syllabic flashcards as the primary intervention. This approach aims to stimulate children's visual and cognitive aspects through meaningful play. The intervention results proved highly effective, marked by a consistent surge in the success rate: from 52.2% in the first cycle, it shot up significantly to 80.7% by the end of the second cycle. This achievement not only exceeded the target success indicator of 75%, but also qualitatively improved children's competence in identifying letter symbols, pronouncing syllables, and understanding the meaning of words, while also confirming the validity of flashcard media as an innovative solution in basic literacy learning. ABSTRAK Penguasaan kemampuan membaca permulaan merupakan fondasi krusial dalam perkembangan kognitif dan literasi anak usia dini, terutama pada fase emas usia 5–6 tahun. Sayangnya, kondisi faktual di TK Islam Aisyah Muara Penimbung menunjukkan adanya urgensi perbaikan, di mana hasil observasi awal mencatat capaian klasikal yang memprihatinkan sebesar 38,3%. Mayoritas anak, yakni 9 dari 12 subjek, gagal mencapai kriteria Berkembang Sesuai Harapan karena metode pengajaran sebelumnya yang terbatas pada buku paket dan balok huruf dianggap kurang interaktif. Guna mengatasi stagnasi ini, penelitian tindakan kelas diterapkan melalui dua siklus sistematis model Kemmis & McTaggart dengan mengintegrasikan media flashcard suku kata sebagai intervensi utama. Pendekatan ini bertujuan merangsang aspek visual dan kognitif anak melalui permainan yang bermakna. Hasil intervensi terbukti sangat efektif, ditandai dengan lonjakan persentase keberhasilan yang konsisten: dari 52,2% pada siklus pertama, melesat signifikan hingga menembus angka 80,7% pada akhir siklus kedua. Capaian ini tidak hanya melampaui target indikator keberhasilan 75%, tetapi juga secara kualitatif meningkatkan kompetensi anak dalam mengidentifikasi simbol huruf, melafalkan suku kata, serta memahami makna kata, sekaligus mengukuhkan validitas media flashcard sebagai solusi inovatif dalam pembelajaran literasi dasar.