Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MELALUI EDUKASI KESEHATAN PADA MAHASISWA ASRAMA UNIDA GONTOR Alfhata Brillian Putra; Fara Nayo Faramarisa; Arrizki Azka Pratama; Jauhar Nafies; Muhammad Rafi Farid Ismail; Jaudat Iqbal Harris
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.60937

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya pada lingkungan asrama yang memiliki karakteristik hunian padat, penggunaan fasilitas secara bersama, serta tingginya intensitas interaksi antar penghuni. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), skabies, diare, tuberkulosis, dan demam berdarah dengue (DBD). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai PHBS melalui edukasi kesehatan di lingkungan Asrama Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2026 di Meeting Hall Asrama UNIDA Gontor dengan melibatkan 132 mahasiswa. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, pembagian leaflet, serta pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang terdiri atas 20 pertanyaan pilihan ganda mengenai konsep PHBS, pencegahan penyakit, kebersihan diri, sanitasi lingkungan, gizi seimbang, aktivitas fisik, serta pemanfaatan fasilitas kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah mengikuti edukasi. Sebelum intervensi, peserta dengan kategori pengetahuan baik sebanyak 24,2%, cukup 51,5%, dan kurang 24,2%. Setelah edukasi, kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 78,8%, kategori cukup sebesar 21,2%, dan tidak terdapat lagi peserta dengan kategori pengetahuan kurang. Sebagai tindak lanjut, dilakukan pendampingan melalui koordinasi dengan pengurus asrama serta pembagian lotion antinyamuk sebagai upaya pencegahan penyakit berbasis vektor. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis partisipatif efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai PHBS dan berpotensi membentuk perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan di lingkungan asrama
Deteksi Dini Kesehatan Melalui Cek Kesehatan Gratis di Lingkungan Universitas Darussalam Gontor Ilyu ‘Ainun Najie; Dede Iskandar; Yusa Amin Nurhuda; Fara Nayo Faramarisa; Khadija Kayyisha Tsabita; Sabrina Yusrin Al Husna; Jaudat Iqbal Harris
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8185

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi masalah kesehatan utama yang berdampak pada kualitas hidup dan produktivitas, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. Tingginya aktivitas civitas akademika berpotensi menurunkan kesadaran terhadap kesehatan sehingga risiko PTM sering tidak terdeteksi sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta melakukan deteksi dini kondisi kesehatan civitas akademika Universitas Darussalam Gontor melalui pemeriksaan kesehatan gratis. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan IMT, tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat, disertai kuesioner riwayat kesehatan dan konsultasi dokter. Kegiatan yang dilaksanakan pada 13 Oktober 2025 diikuti oleh 287 peserta. Hasil menunjukkan mayoritas peserta berada pada kategori normal, namun masih ditemukan beberapa dengan faktor risiko PTM. Kegiatan ini efektif sebagai upaya deteksi dini dan edukasi kesehatan serta berpotensi mendukung pencegahan PTM di lingkungan universitas.