Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEVELOPMENT OF AUDIO VISUAL MEDIA TO IMPROVE FARDU KIFAYAH SKILLS IN FIQH LEARNING IN PHASE E CLASS X OF STATE SENIOR HIGH SCHOOL I PADANG LAWAS Fitriani Siregar; Muhammad Darwis Dasopang; Abdusima Nasution
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : CV. RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v5i1.2556

Abstract

The process of learning Fiqh, specifically the material on fardu kifayah, is not fully facilitated by the presence of textbooks alone, which only provide theoretical content to students. There is no direct practice due to insufficient time. The research problem formulated in this study is: How is the initial research of Audio-Visual Media for Fiqh Learning on Fardu Kifayah for Class X students at Madrasah Aliyah Negeri I Padang Lawas? What is the validity level of the Development of Audio-Visual Media to Improve Fardu Kifayah Skills for Class X students at Madrasah Aliyah Negeri I Padang Lawas? What is the practicality level of the Development of Audio-Visual Media to Improve Fardu Kifayah Skills for Class X students at Madrasah Aliyah Negeri I Padang Lawas? What is the effectiveness level of the Development of Audio-Visual Media to Improve Fardu Kifayah Skills for Class X students at Madrasah Aliyah Negeri I Padang Lawas? This research is a Research and Development (R&D) study with stages including analysis, design, development, implementation, and evaluation. The study was conducted at Madrasah Aliyah Negeri I Padang Lawas. The subjects of this study were 38 students of class X IIS 1, consisting of 14 males and 24 females. Data collection techniques included observation and questionnaires. The validation results in this study indicate that the audio-visual media validation by material experts is 94%, declared valid and usable after revision, and the media validation result is 90%, declared valid and usable after revision. The response of the Fiqh subject teachers was 90%, and the response of the curriculum teachers was 88%. The response of the students to the audio-visual media was 90%. The results of this study indicate that the audio-visual learning media for the Fiqh subject, implemented in class X IIS 1, showed an improvement in test scores from a pre-test score of 52.23% to a post-test score of 91.44%. Therefore, using this audio-visual media resulted in an increase of 39.21% from pre-test to post-test scores. It can be concluded that the audio-visual media for the Fiqh subject is suitable for use and can improve student learning achievement.
Pengenalan Pendidikan Islam Dan Kebijakan Politik Pendidikan Munawaroh; Shofwatun Hilwa; Abdusima Nasution
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 11 (2026): NJMS - Juni 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam pada dasarnya adalah upaya membina manusia berlandaskan ajaran Islam agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berpengetahuan, dan berakhlak mulia. Dalam praktiknya, penyelenggaraan pendidikan Islam tidak bisa dilepaskan dari kebijakan politik pendidikan yang dirumuskan oleh pemerintah sebagai instrumen pengaturan dan pengembangan sistem pendidikan nasional. Tulisan ini bermaksud menguraikan konsep dasar pendidikan Islam serta keterkaitan dan dampak kebijakan politik pendidikan terhadap perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Kajian dilakukan melalui studi pustaka dengan menelaah sejumlah literatur yang relevan. Temuan kajian memperlihatkan bahwa pendidikan Islam memegang peranan penting dalam membangun karakter dan moral peserta didik, sementara kebijakan politik pendidikan berperan sebagai alat yang menentukan arah, sasaran, dan tata kelola lembaga pendidikan Islam. Kebijakan yang tepat sasaran akan mendorong peningkatan mutu pendidikan Islam, sebaliknya kebijakan yang kurang tepat justru dapat menghambat kemajuannya. Karena itu, nilai-nilai pendidikan Islam dan kebijakan pendidikan nasional saling membutuhkan satu sama lain demi terwujudnya sistem pendidikan yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengikuti perkembangan zaman