Siti Nur Fadlilah Almunawaroh
Puslitbang Manajemen Transportasi Multimoda, Jl. Medan Merdeka Timur No.5 Jakarta Pusat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KETERPADUAN SISTEM TRANSPORTASI PERKOTAAN DI WILAYAH MEBIDANG (BENCHMARKING KOREA SELATAN) Siti Nur Fadlilah Almunawaroh
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 16 No. 1 (2014): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v16i1.210

Abstract

ABSTRACTThe problems of urban transport in the Mebidang City is lack of integration on urban transport networks which resulted in passenger long time journeys, uncomfortable and expensive transport costs. The condition encourage people to use private vehicles. This research aims to evaluate infrastructure integration urban transportation network in the Mebidang City. Method of analysis is descriptive analysis and benchmarking between the urban transport of Mebidang with South Korea urban transport. The conclusion of the research is the concept of TOD (Transit Oriented Development) has not applied well in Mebidang city which causing widespread integrity transportation network has not optimal, and lack of intermodal transfer center facilities availability in Mebidang. To improve the integration on urban transport networks in Mebidang this this research propose 9 transfer center at 7 location by BRT and integration moda base. ABSTRAKPermasalahan transportasi perkotaan di wilayah Mebidang saat ini adalah belum adanya keterpaduan yang optimal pada jaringan transportasi perkotaan yang mengakibatkan perjalanan penumpang menjadi lama, tidak nyaman dan biaya transportasi yang mahal. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keterpaduan jaringan prasarana transportasi perkotaan di Kota Mebidang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif berdasarkan hasil benchmarking antara transportasi perkotaan Mebidang dengan transportasi perkotaan di Negara Korea Selatan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah konsep TOD (Transit Oriented Development) belum teraplikasi dengan baik di kota Mebidang sehingga mengakibatkan keterpaduan jaringan transportasi belum terintegrasi dengan optimal, fasilitas transfer center antar moda belum tersedia secara baik. Untuk meningkatkan keterpaduan perkotaan diusulkan pembangunan transfer center di 9 lokasi dengan berbasis BRT dan angkutan pemadu moda.