NIM. A1011131096, BINSAR PANDAPOTAN TOGATOROP
Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TANGGUNG JAWAB PENGUSAHA PT. ASURANSI BUMI PUTERA TERHADAP TERTANGGUNG DALAM PERJANJIAN ASURANSI KECELAKAAN PENERBANGAN DI KOTA PONTIANAK NIM. A1011131096, BINSAR PANDAPOTAN TOGATOROP
Jurnal Fatwa Hukum Vol 1, No 3 (2018): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.642 KB)

Abstract

Seiiring perkembangan jaman, usaha perasuransian sudah berkembang dengan begitu pesatnya. Begitu pesatnya usaha perasuransian dapat kita lihat dengan begitu banyaknya berdiri gedung-gedung perusahaan asuransi, maupun mungkin kita seringkali menjumpai sales / marketing yang menawarkan produk asuransi yang bermacam macam, mulai dari asuransi jiwa, barang, kecelakaan maupun resiko sejenisnya. Asuransi dibutuhkan masyarakat untuk me-manajemen resiko yang tidak lepas dari kehidupan manusia seperti kematian, sakit, musibah, dan sebagainya yang mana diprediksi akan terjadi di masa yang akan datang. begitu pentingnya peran asuransi sebagai cara masyarakat untuk men4gelola uangnya untuk dapat dialokasikan sebagai jaminan atas resiko hidup yang mungkin akan ditemuinya.Adapun perasuransian ini dikelola oleh perusahaan atau badan usaha baik yang berdiri secara mandiri/swasta, maupun juga ada yang berbentuk badan usaha milik Negara (BUMN). Salah satu perusahaan perasuransian milik negara antara lainnya adalah PT.Asuransi Bumiputera.          Metode merupakan kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan suatu cara kerja (sistematis) untuk memahami suatu subyek penelitian, sebagai upaya untuk menemukan jawaban yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan termasuk keabsahannya dalam penelitian ini digunakan metode penelitian hukum empiris sosiologis dengan pendekatan deskriptif analisis dimana di mana penulis menganalisa dengan menggambarkan keadaan atau fakta yang didapatkan secara nata pada saat penelitian dilaksanakn dilapangan dan selanjutnya diadakan analisis, yaitu sifat penelitian yang bersifat deskriptif analisis aitu suatu penelitian yang dilakukan untuk menggambarkan secara tepat sifat-sifat suatu individu , keadaan, ataupun realita yang terjadi pada suatu kelompok masyarakat sesuai dengan keadaan saat penelitian dilakukan          Berdasarkan uraian pada BAB III terdahulu, maka dapat diambil kesimpulan yaitu PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda  sebagai perusahaan asuransi yang memasarkan produk asuransi risiko penerbangan, kurang memiliki komitmen dan itikad baik untuk menjamin hak-hak tertanggung/ahli warisnya jika terjadi kecelakaan yang menyebabkan tertanggung meninggal atau luka-luka. Pihak perusahaan belum secara penuh proaktif mendata dan menghubungi keluarga/ahli waris tertanggung, kemudian memberikan santunan/ganti kerugian sesuai dengan harga pertanggungan yang diperjanjikan meskipun polis/bukti keikutsertaan asuransi risiko penerbangan dibawa oleh tertanggung dalam penerbangan dan PT. Angkasa Pura II Sebagai pengelola Jasa Kebandarudaraan kurang melakukan pengawasan terhadap bisnis ini di bandara. Kata Kunci : Asuransi, Angkasa Pura, Penerbangan.