Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan dalam Komunikasi Pembangunan pada Aktivitas Desa Wisata Agnesia Hervina Tiaraningrum; Delfiana Da Costa
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.13562

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan pemberdayaan perempuan, dan menganalisa hubungan antara dampak peran dan pemberdayaan dalam kegiatan pariwisata di Desa Wisata Sayan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahap analisis data yang digunakan meliputi data sebelum dan sesudah di lapangan dengan tahap kesimpulan data. Hasil penelitian menyebutkan bahwa peran dan pemberdayaan perempuan serta juga dampak peran dan pemberdayaan perempuan di Desa Wisata Sayan melalui beberapa tahap, yaitu tahap kesadaran, transformasi kemampuan, dan peningkatan kemampuan intelektual. Faktor pendukung peran dan pemberdayaan perempuan terletak pada dukungan dari desa, keluarga masing-masing dan masyarakat setempat, terutama pada subjek perempuan yang dipelajari. Hasil peran dan pemberdayaan perempuan berdampak pada perekonomian dan masyarakat yang dirasakan setelah terlibat dalam kegiatan pariwisata. Kesimpulan dari penelitian dapat dilihat dalam bentuk pemberdayaan yang diterapkan bagi perempuan melalui beberapa tahapan dan menghasilkan siklus perubahan. Kata Kunci: Dampak Ekonomi, Komunikasi Pembangunan, Pemberdayaan Perempuan, Sosial Kemasyaraka.
PENGUATAN LITERASI DAN KREATIVITAS DIGITAL SISWA GEN Z MELALUI PELATIHAN PRODUKSI KONTEN DI SMAN 4 SINGARAJA Ahmad Rofiki Rahman; Agnesia Hervina Tiaraningrum; Bernandus Bernando Bria; Wayan Suartawan
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36342

Abstract

ABSTRAK                                                                            Perkembangan media sosial menuntut generasi Z untuk memiliki literasi dan kreativitas digital yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat literasi dan kreativitas digital siswa SMAN 4 Singaraja melalui pelatihan produksi konten digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif-edukatif, melibatkan 25 siswa anggota ekstrakurikuler sinematografi dan fotografi “Lensa Foursma”. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi hasil karya siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam merancang ide, memproduksi, dan mengevaluasi konten digital yang komunikatif, kreatif, dan etis. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai narasi, estetika visual, dan kolaborasi tim dalam proses produksi, sehingga pelatihan ini menjadi model efektif untuk mengembangkan literasi dan kreativitas digital generasi Z di lingkungan sekolah. Kata kunci: kreativitas digital; literasi digital; produksi konten; siswa Gen Z; SMAN 4 Singaraja ABSTRACTThe development of social media requires Generation Z to possess strong digital literacy and creativity. This study aims to strengthen the digital literacy and creativity of students at SMAN 4 Singaraja through digital content production training. The method used was qualitative descriptive with a participatory-educative approach, involving 25 students from the school’s cinematography and photography extracurricular club, “Lensa Foursma.” Data were collected through observation, interviews, and documentation of students’ works, and analyzed descriptively. The results indicate an improvement in students’ abilities to design ideas, produce, and evaluate digital content that is communicative, creative, and ethical. In addition, participants gained an understanding of narrative, visual aesthetics, and team collaboration in content production. Therefore, this training serves as an effective model to develop digital literacy and creativity among Generation Z students in the school context. Keywords: content production; digital creativity; digital literacy; Gen Z students; SMAN 4 Singaraja.