Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar dan Menengah Pertama Didit Darmawan; Yurid Citra Ayu Putri; Rahayu Mardikaningsih
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v11i1.5271

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu kompetensi mendasar yang perlu ditumbuhkembangkan secara berkelanjutan sepanjang jenjang pendidikan dasar dan menengah guna menjawab berbagai tantangan pendidikan di era abad ke-21. Akan tetapi, praktik pembelajaran konvensional yang masih berpusat pada pendidik tetap mendominasi proses instruksional di lingkungan sekolah, sehingga memberikan ruang yang sangat terbatas bagi peserta didik untuk mengekspresikan pemikiran yang bebas dan inovatif. Dalam konteks ini, pendekatan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) hadir menjadi suatu alternatif model pembelajaran yang dipandang mampu menjawab permasalahan tersebut. Penelitian dilakukan guna menganalisis kontribusi pembelajaran berbasis proyek terhadap peningkatan kreativitas peserta didik di tingkat SD dan SMP. Studi menerapkan pendekatan kualitatif melalui teknik tinjauan pustaka sistematis. Sebanyak sepuluh artikel jurnal ilmiah kuantitatif yang relevan dan diterbitkan dalam rentang lima tahun terakhir dijadikan sebagai sumber data primer. Hasil kajian mengindikasikan jika implementasi pembelajaran berbasis proyek secara konsisten mampu mendorong kreativitas peserta didik pada jenjang pendidikan dasar maupun menengah pertama, terutama dalam dimensi kelancaran (fluency), fleksibilitas (flexibility), orisinalitas (originality), serta elaborasi (elaboration) konsep. Creativity is a fundamental competency that needs to be continuously developed throughout elementary and secondary education to address the various educational challenges of the 21st century. However, conventional teacher-centered learning practices continue to dominate the instructional process in schools, leaving very limited room for students to express their free and innovative thinking. In this context, the project-based learning (PjBL) approach presents itself as an alternative learning model that is considered capable of addressing this issue. This research was conducted to analyze the contribution of project-based learning to increasing student creativity at the elementary and junior high school levels. The study employed a qualitative approach through a systematic literature review technique. Ten relevant quantitative scientific journal articles published within the last five years served as primary data sources. The results of the study indicate that the consistent implementation of project-based learning can encourage student creativity at both elementary and junior high school levels, particularly in the dimensions of fluency, flexibility, originality, and concept elaboration 
Program Bimbel Gratis sebagai Upaya Pemerataan Kesempatan Belajar Anak Kurang Mampu di Dusun Tambak Sari Putri Lailatul Maghfiroh; Mas Ummu Chasbiyah; Mujia Arrizhma; Denis Nurista Sari; Annisa Suci Maryana; Hidayatus Sholikhah; Yurid Citra Ayu Putri; Nadia Marta Trilova; Rahayu Mardikaningsih; Fayola Issalillah
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan finansial dan minimnya fasilitas belajar di luar jam sekolah sering kali menjadi faktor utama pemicu ketertinggalan akademik serta kesenjangan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) melalui lima tahapan sistematis (problem, root of the problem, solution, program, dan implementation), program pengabdian yang dikawal oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya ini bertujuan untuk memeratakan kesempatan belajar anak melalui penyelenggaraan bimbingan belajar gratis di Dusun Tambak Sari, Desa Tambak Rejo, Sidoarjo. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif untuk memantau perubahan sikap dan pemahaman akademik peserta secara faktual. Sasaran program difokuskan pada siswa kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah dengan materi spesifik IPAS mengenai struktur bagian-bagian bunga, di mana mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya bertindak sebagai pendamping utama dibantu oleh remaja setempat sebagai fasilitator. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep, kemandirian, kedisiplinan, serta keberanian siswa dalam proses instruksional. Pendampingan kelompok kecil ini efektif memitigasi hambatan les berbayar, meningkatkan kesiapan akademik anak, serta menumbuhkan kepedulian sosial terhadap urgensi pendidikan di tingkat basis warga.
Peran Model Inkuiri dan Media Interaktif dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa MI: Kajian Literatur Didit Darmawan; Yurid Citra Ayu Putri; Riska Auliatus Solichah
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.298

Abstract

The development of critical thinking skills, which are essensial for problem-solving and academic achievement, remains a challenge in Madrasah Ibtidaiyah (MI), mainly due to low student engagement and differences in ability levels. This study aims to investigate the development of students’ critical thinking through an inquiry-based learning model and interactive learning media. A qualitative literature review method was employed, analyzing scientific publications from 2020 to 2024 sourced from Google Scholar, Scopus, and GARUDA. The findings indicate that inquiry-based learning increases students’ creativity, curiosity, and active participation through observation, questioning, investigation, and drawing conclusions. Meanwhile, interactive learning media increases engagement, conceptual understanding, and learning motivation through audio-visual stimuli and hands-on practice. The integration of both approaches effectively improves the cognitive, affective, and psychomotor aspects of critical thinking. However, challenges related to infrastructure limitations and teacher readiness persist, highlighting the need for inquiry-based learning integrated with interactive media, supported by teacher training and continuous evaluation.
Pendampingan Pembelajaran Tajwid Berbasis Media ICT dalam Meningkatkan Kualitas Bacaan Santri TPQ Tarbiyatus Shibyan Kedungrejo, Waru, Sidoarjo Yurid Citra Ayu Putri
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2631

Abstract

Abstrak Pada era digital ini, masalah signifikan terjadi di mana santri sering mengabaikan kelas tajwid serta memandang materi hukum tajwid sebagai hal yang sepele dan membosankan yang mengakibatkan ketidakaktifan dan ketidakhadiran ketika pendekatan konvensional/ceramah diterapkan. Penelitian ini menjelaskan penerapan media TIK/ICT untuk santri dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang pembelajaran tajwid di TPQ Tarbiyatus Shibyan di Desa Kedungrejo, Waru, Sidoarjo. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menjelaskan, mengkaji, dan menilai efektivitas penggunaan media ICT, khususnya Canva dan Quizizz untuk meningkatkan pemahaman tentang materi tajwid serta kualitas bacaan santri. Sehingga secara empiris memajukan pendidikan Islam kontemporer dan memberikan rekomendasi yang dapat diterapkan untuk lembaga pendidikan Islam lainnya. Metodologi ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan memanfaatkan paradigma Asset-Based Community Development (ABCD), yang memanfaatkan aset komunitas yang ada, termasuk antusiasme santri, dukungan ustadz ustadzah, dan sumber daya digital yang tersedia. Proses pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, serta pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pemahaman santri. Temuan menunjukkan bahwa metodologi berbasis TIK/ICT secara efektif meningkatkan keterlibatan dan interaktivitas dalam pembelajaran, serta menunjukkan antusiasme yang besar dan keterlibatan aktif. Penggunaan Canva untuk konten visual dan Quizizz untuk penilaian interaktif memfasilitasi umpan balik yang cepat dan mendorong pembelajaran aktif, yang mengakibatkan peningkatan pemahaman yang signifikan dibandingkan dengan teknik tradisional.