Rahmawati
Universitas Negeri makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Komunitas Baca Rumah Luwu Sebagai Inovasi Sosial Untuk Meningkatkan Minat Baca Di Kabupaten Luwu Rahmawati Rahmawati
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v4i2.32593

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi memberikan bahwa kompetensi individu sangat diperlukan untuk dapat mencapai kehidupan yang lebih baik. Persoalan menumbuhkan dan meningkatkan semangat baca serta menjadikan membaca sebagai budaya masyarakat Indonesia, merupakan salah satu persoalan yang sangat menarik untuk di bahas. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seperti apa inovasi sosial yang di lakukan sahabat komunitas Rumah Luwu dalam peningkatan minat baca masyarakat kabupaten luwu sebagai perwujudan kepedulian yang di implementasikan melalui kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong minat baca di masyarakat sejak tahun 2017 hingga sekarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Alat yang digunakan untuk menggumpulkan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun tehnik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang ditemukan yaitu bahwa inovasi sosial melalui kegiatan-kegiatan literasi yang di lakukan oleh komunitas baca rumah luwu membawa dampak yang positif terhadap minat baca masyarakat kabupaten luwu, hal ini bisa di lihat dari peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaannya selain itu adanya modal sosial yang di jadikan prinsip dalam menjalankan komunitas ini  di yakini akan mengembangkan komunitas Rumah Luwu dalam meningkatkan minat baca masyarakat dan mensejahterakan masyarakat. Luwu House Reading Community as a Social Innovation to Increase Reading Interest in Luwu Regency AbstractThe development of technology provides that individual competence is indispensable for achieving a better life. The issue of growing and increasing the enthusiasm for reading and making reading the culture of Indonesian society is one of the most interesting issues to discuss. So, this study aims to describe what social innovations have been carried out by the friends of the Rumah Luwu community in increasing reading interest in the people of Luwu district as a manifestation of concern which has been implemented through activities that can encourage reading interest in the community since 2017 until now. The method used in this research is descriptive qualitative. The tools used to collect data were observation, interviews and documentation. The data analysis technique is done by collecting data, reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results found were that social innovation through literacy activities carried out by the reading community of Rumah Luuwu had a positive impact on the reading interest of the people of Luwu district, this can be seen from the increase in community participation in its implementation besides the existence of social capital which was made The principle of running this community is believed to develop the Rumah Luwu community in increasing people's interest in reading and improving the welfare of the community. 
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERBASIS EKOPEDAGOGIK DI SEKOLAH ALAM BOSOWA Rahmawati; Karadona, Rosika Indri; Arsyad, Yolandika
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.7.2.117-128

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penerapan pendidikan berbasis ekopedagogik dalam membentuk kesadaran lingkungan pada peserta didik di Sekolah Alam Bosowa. Ekopedagogik, sebagai bagian dari gerakan pendidikan lingkungan hidup, bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui integrasi pengetahuan dan pengalaman langsung dengan alam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai kepedulian lingkungan diterapkan dalam kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler. Kegiatan pembelajaran berbasis alam di Sekolah Alam Bosowa tidak hanya melibatkan aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik, sehingga peserta didik tidak hanya memahami konsep lingkungan secara teoretis, tetapi juga melalui praktik langsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode pendidikan ini berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan dan karakter peduli alam pada peserta didik. Kegiatan seperti farming, outbound, dan market day digunakan untuk memberikan pengalaman langsung yang menyenangkan dan edukatif.
PERAN GERAKAN MAHASISWA DALAM MENYAMPAIKAN ASPIRASI TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH DI KOTA MAKASSAR Muhammad Nur; Rahmawati
EDUSOS: Jurnal Edukasi dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 01 (2026): Volume 03 Nomor 01 (Jun 2026)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edusos.v3i01.707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendorong munculnya gerakan sosial demonstrasi mahasiswa dan tahapan-tahapan gerakan sosial demonstrasi mahasiswa sebagai kritik terhadap Pemerintah di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kajian pustaka (studi literatur) dan sumber data sekunder. Teknik analisis data penelitian ini terdapat tiga teknik analisis data yang digunakan, yang pertama adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong munculnya gerakan sosial demonstrasi mahasiswa terbagi menjadi dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal, seperti meningkatnya kesadaran politik dan ideologi mahasiswa yang berkembang dari lingkungan kampus dan dinamika sosial. Faktor eksternal, yaitu adanya ketidakpuasan terhadap kebijakan publik pemerintah yang dianggap tidak adil atau tidak transparan, dan lain-lain. Adapun tahapannya terdiri atas empat tahapan yaitu tahap kemunculan (emergent), tahap peleburan (cholescene), tahap birokratisasi (bureaucratization), dan tahap penurunan (decline).
Mixed Geographically Weighted Regression Modeling Of Childhood Pneumonia Cases In West Java Province  Abdul M. Achmad; Aswi Aswi; Siti Choirotun Aisyah Putri; Nurul Aulya Bakri; Wanda Yudi; Rahmawati
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 15 No. 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/j60rfb72

Abstract

Pneumonia is one of the leading causes of morbidity and mortality among children under five in Indonesia, including in West Java Province, which records the highest number of childhood pneumonia cases nationally. The spatial variation in pneumonia incidence indicates substantial heterogeneity across regions that cannot be adequately captured by global regression models. This study aims to analyze the factors influencing the number of pneumonia cases among children under five in West Java in 2024 using the Mixed Geographically Weighted Regression (MGWR) approach. Data were obtained from the West Java Provincial Health Office and Statistics Indonesia (BPS), comprising the number of pneumonia cases and predictor variables including exclusive breastfeeding coverage, poverty rate, percentage of low birth weight (LBW) infants, PHBS (clean and healthy living behavior), complete basic immunization coverage, and adequate housing. The global linear regression results show that not all variables have significant effects, and the model fails to adequately capture data variation, with indications of heteroskedasticity—thereby necessitating a spatial modeling approach. While the GWR model identifies local variation, model comparison demonstrates that the MGWR model performs best, yielding a lower AIC value (474.46) and a higher coefficient of determination (69.83%) than both GWR and the global model. MGWR identifies LBW and immunization coverage as global variables with consistent effects across all areas, whereas exclusive breastfeeding, PHBS, poverty, and adequate housing exhibit spatially varying influences. Cluster analysis using MGWR identifies five regional groups, each reflecting distinct determinants of childhood pneumonia in West Java. These findings highlight that public health interventions aimed at reducing childhood pneumonia must incorporate local spatial conditions, and MGWR provides a more appropriate analytical approach than global regression models.