Happy Karlina Marjo
Universitas Terbuka

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Eksperimen dalam Pembelajaran IPA Materi Siklus Air di Kelas V SD Negeri Gayam Lia Nurhayati; Happy Karlina Marjo
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.628

Abstract

Pembelajaran IPA di SD membutuhkan pendekatan konkret. Rendahnya pemahaman siklus air menuntut penggunaan eksperimen untuk meningkatkan konsep, keterampilan ilmiah, motivasi, dan keterlibatan siswa secara lebih efektif. Praktik ini bertujuan untuk mengembangkan dan melaksanakan model pembelajaran berbasis eksperimen guna melihat efektifitas model pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), khususnya topik siklus air. Praktik ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara pengamat dan guru kelas V SDN Gayam, Kecamatan Cianjur. Prosedur pelaksanaan dimulai dengan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis model eksperimen, yang dikembangkan melalui diskusi bersama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyamakan persepsi pelaksanaan di kelas. Sintak dari model pembelajaran eksperimen yang digunakan terdiri dari: (1) orientasi dan identifikasi masalah, (2) merumuskan hipotesis, (3) merancang dan melaksanakan eksperimen, (4) menganalisis dan menafsirkan data, serta (5) menyimpulkan dan mengevaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keaktifan belajar, rasa ingin tahu, serta kemampuan berpikir ilmiah siswa. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti eksperimen sederhana yang berkaitan dengan proses penguapan dan pengendapan sebagai bagian dari siklus air. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran eksperimen efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa sekolah dasar. Tindak lanjut dari praktik ini diarahkan pada penyusunan modul pembelajaran eksperimen dan pelatihan guru untuk memperluas penerapan model serupa di sekolah dasar lainnya.
Pengaruh Literasi Digital dan Minat Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Neng Ela; Happy Karlina Marjo; Sendi Ramdhani
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan minat belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD di Gugus 7 Kecamatan Cakung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 5 SD di Gugus 7 Kecamatan Cakung, dengan sampel sebanyak 156 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer berupa angket literasi digital, angket minat belajar dan tes kemampuan berpikir kritis. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dan regresi berganda, dengan uji-t untuk pengaruh parsial dan uji F untuk pengaruh simultan. Hasil uji-t menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai t-hitung = 21,995 > t-tabel =1,65481 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Demikian pula minat belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai t-hitung = 19,773 > t-tabel = 1,65481 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Hasil ini membuktikan bahwa semakin tinggi literasi digital dan minat belajar siswa, semakin baik pula kemampuan berpikir kritis yang dimiliki. Secara simultan, hasil uji F menunjukkan bahwa literasi digital dan minat belajar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, dengan nilai F hitung = 360,490 > F tabel = 3,06 dan signifikansi <0,001. Kesimpulan dari penelitian ini adalah literasi digital berfungsi sebagai keterampilan dasar yang membantu siswa dalam mengakses, mengevaluasi, dan mengolah informasi, sementara minat belajar menjadi pendorong motivasional untuk memanfaatkan keterampilan tersebut secara optimal.
The Influence of Project Based Learning and Critical Thinking Learning Models on Science Learning Outcomes of Grade V Elementary School Sudarti Sudarti; Happy Karlina Marjo; Amalia Sapriati
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 11 No. 1 (2025): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v11i1.12012

Abstract

Background This study investigates the effect of the Project-Based Learning (PjBL) model and students’ critical thinking skills on science learning outcomes of fifth-grade elementary school students. The research employed an experimental method with a 2×2 factorial design, involving two independent variable learning models (PjBL) and conventional learning) and critical thinking skills (high and low) and one dependent variable, namely science learning outcomes. The participants consisted of 67 fifth-grade students from SDN Pejaten Barat 06, South Jakarta, divided into an experimental group (34 students) and a control group (33 students). Data were collected using science learning outcome tests, critical thinking questionnaires, observation sheets, interviews, and documentation. Instrument validity and reliability were tested prior to data analysis. The data were analyzed using two-way ANOVA and t-tests with the assistance of SPSS. The results showed that the application of the Project-Based Learning model had a significant positive effect on students’ science learning outcomes. The experimental group achieved a higher average posttest score (92.13) compared to the control group (77.39). Students’ critical thinking skills also significantly influenced learning outcomes, with students who demonstrated high critical thinking skills achieving better results than those with lower levels. Furthermore, the analysis revealed a significant interaction between the PjBL model and critical thinking skills on science learning outcomes, indicating that PjBL is more effective when accompanied by the development of students’ critical thinking abilities. In conclusion, the Project-Based Learning model integrated with critical thinking development is effective in improving science learning outcomes, promoting active participation, collaboration, and higher-order thinking skills. This learning model is recommended as an innovative instructional approach to enhance the quality of science learning in elementary schools in accordance with 21st-century educational demands.