Suryanto Suryanto
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengolahan Limbah Organik Jadi Pupuk Dan Bio-Pestisida Di Kelurahan Ujung Padang Kota Padangsidimpuan Elda Sari Siregar; Suryanto Suryanto; Fatma Suryani; Samsinar Harahap; Eka Nurwani Ritonga; Erti Kumala Indah; Jalilah Azizah Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/w84yx842

Abstract

Limbah bisa merusak lingkungan apabila tidak dikelola dengan benar. menanggulanginya yaitu mengolah limbah organik menjadi pupuk dan pestisida alami. Program kemitraan masyarakat berupa pembuatan pupuk organik dengan pemanfaatan limbah dilaksanakan di Kelurahan Ujung Padang Kota Padangsidimpuan. Kelompok Tani Pardomuan perlu mendapat bantuan pendampingan karena keterbatasan pengetahuan tentang pemanfaatan dan pengolahan limbah menjadi pupuk dan bi pestisida. Melalui kegiatan ini masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik menjadi pupuk Organik Cair dan pestisida alami Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagaimana proses pembuatan pupuk organic cair dan mendorong serta menumbuhkan minat masyarakat untuk mengolah limbah yang tidak dimanfaatkan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tentang potensi limbah yang tidak dimanfaatkan serta pelatihan pembuatan pupuk limbah organik. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap yaitu menjalin kerja sama dengan kelompok tani setempat, uji pendahuluan pembuatan produk, Sosialisasi dan pendampingan pengolahan produk. Melalui kegiatan ini, diperoleh hasil bahwa kelompok tani memiliki ketertarikan untuk mencoba membuat pupuk organic cair dari limbah dalam kegiatan usaha taninya, tentunya dapat memberikan tambahan pendapatan bagi mereka. sebagai tindakan efisiensi masyarakat untuk mengurangi pencemaran lingkungan
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIC CAIR DENGAN BERBAHAN DASAR KEONG MAS DENGAN PUPUK ORGANIK CAIR DAUN KELOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN LABU MADU (cucurbita Moshata) Suryanto Suryanto
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.19891

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobahan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dengan letak geografis 325 mdpl.  Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pupuk organik cair dengan berbahan dasar keong mas dengan pupuk organik cair daun kelor terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman labu madu (cucurbita moschata). Metode penelitian yang digunakan adalah metode rancangan acak kelompok faktorial, ada dua faktor yaitu pemberian pupuk organik cair keong mas (P) yakni P1 = 40 ml /1 liter air / plot, P2 = 60 ml /1 liter air / plot, P3 = 80 ml / 1 liter air / plot dan perlakuan pemberian pupuk organik cair daun kelor (K) yakni K1 = 30 ml / 1 liter air / plot, K2 = 60 ml / 1 liter air / plot, K3 = 90 ml / 1 liter air / plot, K4 = 120 ml /1 liter air / plot. Maka di dapatkan kombinasi perlakuan sebanyak 12 kombinasi perlakuan, diulang sebanyak 3 ulangan dan 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair keong mas menunjukkan tidak adanya pengaruh yang nyata pada parameter jumlah daun umur 3 mst dan berat buah per plot. Namun pada pengamatan parameter panjang tanaman umur 3 , 4, dan 5 mst, jumlah daun umur 5 mst, berat buah per sampel dan berat buah per plot menunjukkan adanya pengaruh yang sangat nyata. Perlakuan pemberian pupuk organik cair daun kelor menunjukkan tidak adanya pengaruh yang nyata pada parameter panjang tanaman pada umur 3 dan 4 mst, jumlah daun pada umur 4 mst, dan berat buah per plot. Namun pada parameter pengamatan panjang tanaman umur 5 mst, jumlah daun umur 3 dan 5 mst, berat buah per sampel dan berat buah per plot menunjukkan adanya pengaruh yang nyata. Dan hasil interaksi kedua perlakuan memperlihatkan tidak adanya pengaruh yang nyata pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, berat buah per sampel dan berat buah per plot.