Dina Rachmayati
Urban and Regional Planning Staff, Regional Infrastructure Development Agency, Ministry Public Work and Housing, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian pengukuran performa kota hijau kota metropolitan di Pulau Jawa (studi kasus: Jabodetabek, Kedungsepur, dan Gerbangkertasusila) Dina Rachmayati
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 20, No 1 (2025)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v20i1.87483

Abstract

Pendekatan Green City Conceptual Framework (IHS-GCCF) dan Green City Performance Index (GCPI) berbasis pada efisiensi energi dan digunakan untuk masukan pengambilan kebijakan oleh pemangku kepentingan dalam pengembangan metropolitan yang lebih berkelanjutan. Kajian ini menerapkan metode tersebut ke tiga kota metropolitan di pulau Jawa yaitu Jabodetabek, Gerbangkertosusila, dan Kedungsepur, yang memiliki karakteristik yang hampir sama sehingga diharapkan dapat menjadi rujukan para pemangku kepentingan untuk mengubah hal-hal yang menjadi bagian indikator yang mempengaruhi performa penilaian kota hijau tiga perkotaan tersebut melalui Green City Action Plan (GCAP). Data pada delapan sektor dianalisis dengan pengukuran Green City Performance yaitu sosial-ekonomi, CO2 dan energi, tata guna lahan, transportasi, persampahan, air bersih, sanitasi, dan kualitas udara.  Selanjutnya, dilakukan pembobotan dari ahli dan dinilai berdasarkan nilai 1-5, sehingga didapatkan nilai Green Performance tiap sektor. Dari hasil penelitian diketahui bahwa peningkatan Pendapatan Domestik Bruto (PDRB), infrastruktur permukiman, dan peningkatan kualitas udara mempunyai dampak yang positif terhadap performa kota hijau, sedangkan peningkatan jumlah populasi akan berdampak negatif.