Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Semiotika Dalam Buku Antologi Puisi Berjudul Museum Penghancur Dokumen Karya Afrizal Malna: A Semiotic Study in the Poetry Anthology Museum Penghancur Dokumen by Afrizal Malna Jania Ningsih; Ridia Juwita Dewi; Muthia Rafli; Fajri Winanda; Elmustian Elmustian
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 4 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i4.3194

Abstract

This study aims to analyze the signs and meanings in the poetry anthology Museum Penghancur Dokumen by Afrizal Malna using Roland Barthes' semiotic theory. Frizal Malna is a poet known for his writing style, which often uses everyday objects as symbols to express social and human realities. This study uses a qualitative descriptive method with a literature review approach. The research data consists of the text of the poetry anthology, which is analyzed through three levels of meaning: denotative, connotative, and mythical. The results of the analysis show that at the denotative level, these poems use various simple objects that are familiar in everyday life, such as erasers, glue, scissors, rulers, and paper. At the connotative level, these objects become symbols of loss, alienation, social wounds, and emptiness in modern life. Meanwhile, at the mythical level, this poem forms a grand narrative about humans who are often trapped in social systems and the Indonesian nation that has not yet completely escaped the shadow of colonialism. Thus, this work presents social criticism and deep reflection on the condition of modern humans.
Analisis Jenis Ilokusi pada Webtoon Enak Gak Enak: Kajian Pragmatik: Types of Illocution in the Webtoon Enak Gak Enak: A Pragmatic Study Ghina’a Jayanthi Putri; Shella Julianah; Ridia Juwita Dewi; Arzety Ameliah; Salwa; Afrila Aleksa; Dela Tika; Elsa Maharani; M. Fajri Winanda
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2888

Abstract

Penelitian ini mengkaji jenis tindak tutur ilokusi dalam webtoon Enak Gak Enak karya Mas Aditya melalui pendekatan pragmatik. Kajian ini dilatarbelakangi oleh peran komik digital sebagai media sastra yang menampilkan komunikasi sehari-hari secara natural, kontekstual, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi yang digunakan dalam dialog antartokoh pada episode 1–50 webtoon tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data berupa tuturan yang mengandung tindak tutur ilokusi, yang dikumpulkan melalui teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan empat jenis tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, ekspresif, dan komisif. Tindak tutur direktif dominan karena dialog banyak memuat pertanyaan, ajakan, permintaan, dan saran. Tindak tutur deklaratif tidak ditemukan karena cerita berfokus pada percakapan sehari-hari, bukan situasi formal institusional.