Andi Heriawan Kube
Universitas Khairun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KOMITMEN AFEKTIF SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA TERNATE) Andi Heriawan Kube
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 7 No. 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.14204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui komitmen afektif sebagai variabel mediasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran sumber daya manusia dalam mendukung keberhasilan organisasi, khususnya di sektor publik yang berorientasi pada akuntabilitas dan efektivitas. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian causal explanatory dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 90 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner dalam bentuk google form dengan skala Likert 5 poin. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Smart PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; (2) budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; (3) kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap komitmen afektif pegawai; (4) budaya organisasi berpengaruh positif terhadap komitmen afektif pegawai; (5) komitmen afektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; (6) komitmen afektif memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja pegawai; serta (7) komitmen afektif memediasi hubungan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai. Temuan ini menekankan bahwa kombinasi kepemimpinan transformasional, budaya organisasi yang mendukung, dan komitmen afektif yang kuat dapat menciptakan kinerja pegawai yang optimal. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pimpinan organisasi untuk memperkuat model kepemimpinan dan budaya kerja yang inovatif serta meningkatkan keterikatan emosional pegawai dengan organisasi.