Bagas Febryanto
Universitas muhammadiyah surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, NET PROFIT MARGIN, SALES GROWTH, DAN PROFITABILITY TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO Bagas Febryanto; Imronudin Imronudin
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 3 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), Sales Growth, dan Profitability (Return on Equity/ROE) terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks IDX High Dividend 20 di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018–2023. DPR merupakan indikator penting dalam kebijakan dividen yang dipertimbangkan oleh investor dan manajemen dalam pengambilan keputusan investasi. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan, dengan total sampel sebanyak 66 observasi yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DER dan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap DPR. NPM tidak berpengaruh signifikan pada tingkat signifikansi 5%, namun menunjukkan pengaruh negatif signifikan pada tingkat signifikansi 10%. Sementara itu, Sales Growth berpengaruh negatif signifikan terhadap DPR pada tingkat signifikansi 5%. Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki margin laba tinggi dan pertumbuhan penjualan yang tinggi cenderung menahan laba untuk kepentingan ekspansi atau investasi internal, sehingga pembagian dividen menjadi lebih rendah. Dengan demikian, kebijakan dividen perusahaan tidak hanya ditentukan oleh laba atau pertumbuhan, tetapi juga oleh strategi jangka panjang dan struktur pendanaan internal perusahaan.