Penelitian ini bertujuan untuk merancang poros back wheel dan mengetahui kekuatan poros terhadap momen puntir dan lentur pada Prototipe Mobil Listrik Heulang Galunggung secara numerik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode prototipe dan eksperimen pembuatan prototipe fisik dari poros roda belakang yang dirancang. Prototipe tersebut kemudian diuji melalui tes kinerja, tes reliabilitas, dan tes penelitian lainnya ketika dalam kondisi yang sesuai baik di lingkungan laboratorium maupun di uji coba di lapangan. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu perancangan poros back wheel pada Prototipe Mobil Listrik Heulang Galunggung dilakukan dengan pembuatan poros roda belakang dan dudukan gear yang berjalan dengan lancar, meskipun terdapat kendala pada pemotongan komponennya. Namun, kendala tersebut tidak menjadi penghambat dari segi kegunaannya pada Prototipe Mobil Listrik Heulang Galunggung. Selain kendala tersebut, terdapat kendala yang muncul ketika pengujian Prototipe Mobil Listrik Heulang Galunggung berlangsung yaitu adanya suara bising yang disebabkan dari putaran poros roda belakang. Hasil perhitungan numerik momen puntir dan lentur poros roda belakang didapatkan bahwa analisis yang dilakukan secara numerik menjelaskan bahwa poros roda belakang pada Prototipe Mobil Listrik Heulang Galunggung dinyatakan aman digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, berikut ini merupakan beberapa saran yang diberikan sebagai bahan pertimbangan untuk perbaikan rancang bangun poros back wheel pada Prototipe Mobil Listrik Heulang Galunggung yaitu rancang bangun poros lebih baik menggunakan tipe tunggal daripada tipe ganda karena kinerja yang dihasilkan kurang maksimal. Rancang bangun poros dengan type ganda sebaiknya menggunakan gear differensial karena penggunaan roda gigi lebih baik daripada dudukan penghubung.