Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekonstruksi Makna Jihad di Era Modern: Telaah Muhammad Ramadhan Al-Buthy Atas Ayat-Ayat Jihad Moh Sofyan Jailani; Ach. Zayyadi
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.11680

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapat yang terjadi pada Muhammad Said Ramadhan Al-Buthy tentang konsep jihad. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pustaka (library pustaka), yang mana penulis mengumpulkan data dan informasi yang bersumber dari data kepustakaan seperti buku, jurnal maupun artikel yang mendukung penelitian ini. Sumber data primer yang digunakan yaitu buku Muhammad Sa’id Ramadhan Al-Buthy yang berjudul “Menjadi Mujahid Sejati“. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jihad menurut Muhammad Sa’id Ramadhan Al-Buthy memiliki banyak bentuk seperti jihad menafkahkan harta, waktu dan mengajarkan ilmu pengetahuan dengan tujuan untuk menegakkan agama Islam dan menurut Muhammad Sa’id Ramadhan Al-Buthy jihad Qital bisa terjadi dalam rangka mempertahankan tanah air, rakyat, dan system pemerintahan. Simpulan jihad adalah upaya kolektif untuk mencapai hasil yang baik dengan mempromosikan Islam dengan mendidik dan membimbing para pengikutnya untuk memperoleh pengetahuan dan waktu untuk menyebarkan Islam. Kata Kunci: Jihad, Muhammad Sa’id Ramadhan Al-Buthy.
Pendampingan Bimbingan Belajar Al Qur’an Dengan Tajwid Untuk Mepersiapkan Ujian Tashih Akhir Santri Di Madrasah Diniyah Al Abror Ahmad kholilurrohman; Ach. Zayyadi; Moh. Fathorrozi; Fahmi; Hafidzul Ahkam; Muhammad Yunus
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 1 (2025): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i1.364

Abstract

Al-Qur'an learning at Madrasah Diniyah Al Abror faces challenges in the form of a gap between the demands of the final tashih exam and the students' suboptimal level of tajwid mastery. This study aims to analyze the role of guidance and guidance in learning the Qur'an with tajwid in improving the quality of reading and the readiness of students to face the final tashih exam. The study uses a descriptive qualitative method with a participatory approach, where researchers are directly involved in the mentoring process through observation, interviews, and documentation of learning activities based on the Tartila method with a talaqqi and musyafahah approach. The results of the study indicate that structured mentoring through the development of contextual modules, teacher training, and intensive mentoring in small halaqah (Islamic circle) significantly improved students' understanding and pronunciation of tajweed, as demonstrated by improved pre- and post-mentoring evaluation results. The main findings of this study revealed that tajweed learning that emphasizes direct practice, repetition, and habituation is more effective than a purely theoretical approach. The implications of this study indicate that the Tartila-based tajweed mentoring model can be an alternative for applicable, sustainable, and relevant Qur'anic guidance to be integrated into the Madrasah Diniyah curriculum and replicated in other Islamic educational institutions.