Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effectiveness of Constructed Wetlands in Managing Coal Mining Wastewater Deden Disa Abdullah; Alifal Hamdan
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i12.1528

Abstract

Mining activities, especially coal mining, produce wastewater containing heavy metals such as manganese and iron, which can degrade water quality and harm ecosystems. Effective wastewater management is crucial to meet environmental quality standards and reduce ecological risks. This research aims to evaluate the effectiveness of constructed wetlands in treating coal mine wastewater by assessing critical water quality parameters such as pH, Suspended Solids (TSS), Total Iron (Fe), and Total Manganese (Mn). The research uses a descriptive method involving field sampling and laboratory analysis. Water samples were collected from settling pond BB-18 PPA-BA, both before and after the installation of constructed wetlands. The parameters tested include pH, TSS, Total Iron, and Total Manganese, following standard environmental testing protocols. The implementation of constructed wetlands significantly improved water quality. The measured values after treatment were pH 6.90, TSS 18.20 mg/L, Total Iron 0.31 mg/L, and Total Manganese 2.75 mg/L, all within permissible environmental quality standards. Constructed wetlands effectively reduce pollutants in coal mine wastewater, enabling compliance with environmental quality standards. This approach combines active and passive treatment methods, providing a sustainable and cost-effective wastewater management solution for coal mining operations.
Peningkatan Pengetahuan K3 Karyawan Non-Staff Melalui Pelatihan Awareness K3 Dari 66% Menjadi 100% Alifal Hamdan; Hanum Elok Larasati
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i1.32623

Abstract

Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada setiap pekerjaan terutama pada sektor pertambangan merupakan aspek penting untuk dilakukan, untuk mendukung upaya penerapan K3 yang maksimal dibutuhkan pengetahuan K3 yang baik terhadap karyawan. Pengetahuan K3 karyawan adalah dasar bagi karyawan untuk bekerja dengan aman pada setiap aspek pekerjaan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan K3 karyawan non-staff melalui pelatihan awareness K3 dari 66% menjadi 100%. Penelitian ini dilaksanakan di PT Putra Perkasa Abadi jobsite Bukit Asam (PPA-BA) dengan populasi sebanyak 1.659 karyawan non-staff. Sampel penelitian sebanyak 627 karyawan non-staff yang dipilih melalui purposive sampling pada periode April-Juni 2025. Sasaran pada penelitian ini adalah karyawan non-staff di PT Putra Perkasa Abadi jobsite Bukit Asam (PPA-BA). Karyawan non-staff dipilih karena merupakan karyawan dengan jumlah terbanyak dan merupakan pelaksana langsung dilapangan, sehingga potensi bahaya dan risiko terhadap karyawan non-staff lebih tinggi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pelatihan awareness K3, sedangkan variabel dependen adalah tingkat pengetahuan K3 karyawan non-staff. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan pengetahuan karyawan non-staff terhadap K3 dari sebelumnya adalah 66% meningkat menjadi 96% pada periode April -- Juni 2025. Peningkatan tersebut dapat dilakukan dengan melakukan perbaikan pada standarisasi mekanisme pelatihan awareness K3, membuat training need analysis (TNA) dan melakukan evaluasi secara dua arah. Meskipun secara target masih belum mencapai 100%, namun perbaikan yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan karyawan non-staff terhadap K3 sebesar 30% dan diproyeksikan hingga akhir tahun 2025 dapat mencapai target hingga 100%.