Theodorus Sendjaja
Institut Keuangan Perbankan dan Informatika Asia Perbanas

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Akselerasi Transformasi Digital sebagai Katalisator Pertumbuhan Ekonomi: Studi Komparatif Kebijakan Singapura dan Indonesia Nida Khairani; Theodorus Sendjaja
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i12.6623

Abstract

Di tengah era globalisasi, akselerasi transformasi digital telah menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan ekonomi baik di tingkat domestik maupun global. Melalui pendekatan komparatif, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kebijakan transformasi digital antara Singapura dan Indonesia serta mengevaluasi penerapan kebijakan tersebut dalam perekonomian negara. Terutama dari sisi infrastruktur digital, kompetensi sumber daya manusia dan kemitraan antara sektor swasta dan publik. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan laporan resmi dari pemerintah atau lembaga internasional dan studi literatur terdahulu sebagai sumber data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa Singapura telah mampu menciptakan ekosistem perekonomian digital yang lebih matang, sementara Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dalam hal aksesibilitas infrastruktur dan pendidikan. Meskipun demikian, Indonesia menunjukkan potensi yang besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui transformasi digital dengan memperbaiki beberapa kondisi yang menghambat, penelitian ini merekomendasikan pemerintah Indonesia melakukan adopsi terhadap beberapa kebijakan Singapura yang relevan dalam merumuskan solusi
Peran dan Tantangan PPK dalam Meminimalisir Deviasi Antara Perencanaan dan Realiasi Penarikan Dana pada Kantor Pusat BPKP Moza Salsabella Lukito; Theodorus Sendjaja
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i12.6667

Abstract

Deviasi Halaman III DIPA Kantor Pusat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) periode 2020-2023 menunjukkan bahwa hampir setiap bulan melebihi ambang toleransi sebesar 5%. Hal tersebut disebabkan oleh kelemahan perencanaan, pelaksanaan yang kurang disiplin, dan minimnya evaluasi berkala. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas dari perencanaan penarikan dana yang dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam meminimalisir deviasi halaman III DIPA, yang merupakan indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) untuk mengukur akurasi antara rencana dan realisasi anggaran. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan data penelitian yang diperoleh melalui wawancara dengan PPK dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPK Kantor Pusat BPKP mampu meminimalisir Deviasi Halaman III DIPA pada tahun 2024. Hasil penelitian ini kiranya dapat mendorong satuan kerja Kementerian/Lembaga mengupayakan perencanaan penarikan dana yang akurat, memaksimalkan monitoring, evaluasi, dan pengendalian atas konsistensi pelaksanaan anggaran
Akselerasi Transformasi Digital sebagai Katalisator Pertumbuhan Ekonomi: Studi Komparatif Kebijakan Singapura dan Indonesia Nida Khairani; Theodorus Sendjaja
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i12.6623

Abstract

Di tengah era globalisasi, akselerasi transformasi digital telah menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan ekonomi baik di tingkat domestik maupun global. Melalui pendekatan komparatif, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kebijakan transformasi digital antara Singapura dan Indonesia serta mengevaluasi penerapan kebijakan tersebut dalam perekonomian negara. Terutama dari sisi infrastruktur digital, kompetensi sumber daya manusia dan kemitraan antara sektor swasta dan publik. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan laporan resmi dari pemerintah atau lembaga internasional dan studi literatur terdahulu sebagai sumber data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa Singapura telah mampu menciptakan ekosistem perekonomian digital yang lebih matang, sementara Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dalam hal aksesibilitas infrastruktur dan pendidikan. Meskipun demikian, Indonesia menunjukkan potensi yang besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui transformasi digital dengan memperbaiki beberapa kondisi yang menghambat, penelitian ini merekomendasikan pemerintah Indonesia melakukan adopsi terhadap beberapa kebijakan Singapura yang relevan dalam merumuskan solusi
Peran dan Tantangan PPK dalam Meminimalisir Deviasi Antara Perencanaan dan Realiasi Penarikan Dana pada Kantor Pusat BPKP Moza Salsabella Lukito; Theodorus Sendjaja
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i12.6667

Abstract

Deviasi Halaman III DIPA Kantor Pusat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) periode 2020-2023 menunjukkan bahwa hampir setiap bulan melebihi ambang toleransi sebesar 5%. Hal tersebut disebabkan oleh kelemahan perencanaan, pelaksanaan yang kurang disiplin, dan minimnya evaluasi berkala. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas dari perencanaan penarikan dana yang dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam meminimalisir deviasi halaman III DIPA, yang merupakan indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) untuk mengukur akurasi antara rencana dan realisasi anggaran. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan data penelitian yang diperoleh melalui wawancara dengan PPK dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPK Kantor Pusat BPKP mampu meminimalisir Deviasi Halaman III DIPA pada tahun 2024. Hasil penelitian ini kiranya dapat mendorong satuan kerja Kementerian/Lembaga mengupayakan perencanaan penarikan dana yang akurat, memaksimalkan monitoring, evaluasi, dan pengendalian atas konsistensi pelaksanaan anggaran