Stefana Helena Margaretha Kaligis
Universitas Sam Ratulangi Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Sam Ratulangi Marliani Dinda Mentari Paransa; Stefana Helena Margaretha Kaligis; Diana Shintawati Purwanto
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2556

Abstract

Stres pada kehidupan mahasiswa kedokteran dapat diakibatkan oleh berbagai stresor akademik yang dialami dalam kehidupan perguruan tinggi. Respon tubuh dalam mempertahankan homeostasis ketika mengalami stres memengaruhi respon saraf dan hormon yang mengakibatkan peningkatan glukosa dalam darah. Berbagai penelitian membuktikan bahwa terdapat hubungan antara stres dengan kadar gula dalam darah, meskipun demikian beberapa penelitian juga menyatakan sebaliknya. Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Sam Ratulangi, menjadi subjek penelitian untuk mendapatkan data spesifik mengenai tingkat stres dan kadar glukosa darah khususnya pada mahasiswa kedokteran. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Sam Ratulangi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional dengan desain penelitian potong lintang. Penelitian ini merupakan penelitian prospektif dengan menggunakan data primer. Penelitian ini menggunakan metode simple random sampling dan diperoleh jumlah 70 sampel. Berdasarkan hasil uji analisis korelasi Pearson, tidak terdapat korelasi yang signifikan antara tingkat stres dengan kadar glukosa darah puasa (? = 0,295). Tidak terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Sam Ratulangi.
Korelasi Durasi Tidur Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Sam Ratulangi Michael Christoford Joseph; Stefana Helena Margaretha Kaligis; Youla Annatje Assa
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi tidur dengan kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, mengingat penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang bervariasi mengenai hubungan ini. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik, menggunakan rancangan studi potong-lintang. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah simple random sampling, dengan total sampel sebanyak 70 mahasiswa. Data mengenai durasi tidur dikumpulkan melalui kuesioner, sementara kadar glukosa darah puasa diukur menggunakan metode laboratorium. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan nilai ? = 0,735, yang mengindikasikan tidak terdapat korelasi yang signifikan antara durasi tidur dengan kadar glukosa darah puasa pada sampel yang diteliti. Selain itu, data awal menunjukkan bahwa 45,1% mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi memiliki durasi tidur yang tidak ideal, menjadikan mereka kelompok yang rentan terhadap masalah tidur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat korelasi antara durasi tidur dengan kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Sam Ratulangi. Temuan ini menyoroti pentingnya memperhatikan durasi tidur yang cukup, meskipun tidak menunjukkan hubungan langsung dengan kadar glukosa darah puasa dalam konteks populasi yang diteliti. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hubungan ini.