Syaiful Anam
Universitas Nurul Jadid

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRANSFORMATION OF PESANTREN ECONOMIC MANAGEMENT TOWARD SELF-RELIANCE BASED ON LOCAL WISDOM Syaiful Anam; Moh Alpa Hosim; Ainol Yaqin
JURNAL PROFIT Vol 9, No 1 (2025): Economic And Development
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/profit.v9i1.11108

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) play a strategic role not only as centers for education and da'wah but also as key drivers of community economic development. However, many pesantren still rely heavily on donations and external subsidies, which hinders the achievement of true financial independence. This study aims to analyze the transformation of pesantren economic management toward self-reliance based on local wisdom, with a case study on the Badan Usaha Milik Pesantren (BUMPES) Nurul Jadid.This research employs a qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and document analysis. The findings reveal that BUMPES Nurul Jadid implements a strategy of business diversification based on local potential, strengthening sharia-based governance, and utilizing technology in production and marketing. These measures enable the pesantren to generate stable and sustainable income sources.Local wisdom plays a crucial role in ensuring the sustainability of the pesantren economy by upholding the values of honesty, mutual cooperation (gotong royong), and prudent use of local resources. This transformation not only fosters the economic independence of the pesantren but also contributes to the welfare of the surrounding community. Therefore, an economic model based on local wisdom offers an effective solution for building independent and competitive pesantren without compromising Islamic values.
Analisis Perkembangan Sektor Industri Sebagai Penentu Tahap Pembangunan Ekonomi Di Probolinggo Syaiful Anam; Abdullah Maulana Azzaky; Muhammad Syaifullah Hasan
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.990

Abstract

Pembangunan ekonomi merupakan proses jangka panjang yang ditandai oleh perubahan struktur ekonomi, salah satunya melalui perkembangan sektor industri. Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu wilayah yang sedang berkembang di Jawa Timur menunjukkan dinamika pertumbuhan industri yang berpotensi menentukan tahap pembangunan ekonominya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan industri di Kabupaten Probolinggo serta perannya sebagai penentu tahap pembangunan ekonomi daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo, meliputi kontribusi sektor industri terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), penyerapan tenaga kerja, dan laju pertumbuhan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan di Kabupaten Probolinggo mengalami perkembangan yang cukup signifikan dan berkontribusi positif terhadap peningkatan PDRB serta penyerapan tenaga kerja. Kondisi ini mengindikasikan bahwa perekonomian Kabupaten Probolinggo telah bergerak dari tahap ekonomi berbasis pertanian menuju tahap industrialisasi awal. Dengan demikian, perkembangan industri berperan penting dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan industri yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peralihan Struktur Ekonomi: Terjadi pergeseran dari sektor pertanian menuju industrialisasi awal. Hal ini ditandai dengan kontribusi sektor industri pengolahan yang terus meningkat terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Peralihan Struktur Ekonomi: Terjadi pergeseran dari sektor pertanian menuju industrialisasi awal. Hal ini ditandai dengan kontribusi sektor industri pengolahan yang terus meningkat terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Kontribusi PDRB: Sektor industri pengolahan secara konsisten menyumbang angka yang signifikan, umumnya berada pada kisaran 20% hingga 25% terhadap total PDRB Kabupaten Probolinggo (tergantung pada tahun amatan terbaru dari data BPS). Laju Pertumbuhan: Pertumbuhan sektor industri seringkali mencatatkan angka positif (rata-rata di atas 4-5% per tahun), yang melampaui pertumbuhan sektor tradisional lainnya. Penyerapan Tenaga Kerja: Sektor industri menjadi motor penggerak baru dalam menyerap tenaga kerja formal, membantu mengurangi ketergantungan masyarakat pada sektor agraris.