Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi dan Problematika Program Merdeka Belajar Serta Kampus Merdeka Pada Lembaga Pendidikan Islam Anisa Anisa; Cindy Elvira; Muhammad Khair
Cakrawala: Journal of Religious Studies and Global Society Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/cakrawala.v2i1.234

Abstract

This article discusses the implementation and problems of the Independent Learning and Independent Campus (MBKM) Program in Islamic educational institutions. The purpose of this study is to identify challenges and solutions in implementing the program in Islamic educational environments. The method used is a literature study with data collection from various related sources. The results of the study indicate that although MBKM provides opportunities for students to develop competencies, there is a gap between Islamic values and modern educational approaches. Therefore, innovative curriculum management, improving educator competency, and integrating technology are needed to overcome this problem. The conclusion of this study emphasizes the importance of collaboration between stakeholders in optimizing the implementation of MBKM in Islamic educational institutions.
Implementasi Bimbingan Kelompok dalam Penguatan Relasi Positif Antar Santriwati untuk Pencegahan Bullying di Pondok Tahfidz Kota Palangka Raya Dewi Rahmawati; Halimah Halimah; Anisa Anisa; Desi Erawati
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.565

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah terjadinya bullying antar santriwati melalui penerapan layanan bimbingan kelompok sebagai upaya memperkuat hubungan positif di Pondok Tahfidz Kota Palangka Raya. Sasaran kegiatan adalah 18 santriwati kelas VII di MTs Pondok Pesantren Bani Ibrahim. Berdasarkan hasil pengamatan awal, mereka masih kurang memahami perbedaan antara tindakan bercanda dan bullying, serta belum tahu bentuk, dampak, dan cara mencegahnya. Kegiatan dilaksanakan dengan metode bimbingan kelompok klasikal menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri dari penyampaian materi, diskusi kelompok, analisis kasus, dan refleksi. Untuk mengevaluasi kegiatan, digunakan tes awal dan tes akhir yang terdiri dari 20 soal, kemudian dianalisis dengan uji N-Gain untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santriwati mengenai bullying dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,66 dan 66,15%, yang termasuk dalam kategori sedang dan dianggap efektif. Selain meningkatkan pemahaman, kegiatan ini juga memengaruhi sikap santriwati untuk lebih berhati-hati dalam berinteraksi sosial, mampu membangun hubungan yang baik, serta sadar dalam mencegah bullying di lingkungan pesantren. Dengan demikian, penerapan bimbingan kelompok terbukti efektif sebagai upaya pencegahan dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan harmonis.
Optimalisasi Informasi dan Identitas Wilayah dalam Pembuatan Plang Jalan dan Lembaga di Desa Muara Bumban Mochammad Reiza Ash-Shofi; Khairunnisa Khairunnisa; Agita Naysilla Putri; Rabiatul Adawiah; Khalilur Rahman; Rima Aulia Saputri; Muhammad Rulyawan Sihab; Anisa Anisa; Hasbi Maulana; Ananda Fitriani
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1281

Abstract

Ketersediaan informasi lokasi dan identitas wilayah merupakan unsur penting dalam mendukung kemudahan akses informasi, pengenalan lokasi, serta kelancaran administrasi di tingkat desa. Desa Muara Bumban sebelumnya belum memiliki plang jalan maupun lembaga yang memadai, sehingga masyarakat dan pendatang mengalami kesulitan dalam mengenali nama jalan, batas wilayah, serta lokasi tokoh dan lembaga penting di desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan informasi dan identitas wilayah melalui pembuatan dan pemasangan plang jalan serta plang lembaga di Desa Muara Bumban. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-partisipatif yang dilaksanakan dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada bulan Juli hingga Agustus 2026. Tahapan kegiatan meliputi observasi dan identifikasi kebutuhan, koordinasi dengan perangkat desa, perancangan desain, pembuatan plang, pemasangan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan melibatkan mahasiswa KKN, perangkat desa, dan masyarakat setempat untuk memastikan kesesuaian informasi dan lokasi pemasangan dengan kebutuhan desa. Hasil kegiatan menunjukkan terealisasinya plang nama jalan serta plang identitas Kepala Desa, Ketua RT, Mantir Adat, dan Penghulu. Keberadaan plang tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pendatang dalam mengenali lokasi dan mencari alamat, sekaligus memperjelas identitas wilayah dan kelembagaan Desa Muara Bumban. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung penyediaan fasilitas informasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta pengembangan tata kelola desa yang lebih tertata dan informatif.
Pendampingan Mengaji Berbasis Intensive Mentoring untuk Meningkatkan Kelancaran Membaca Iqro Santri TPA Annisa 2 Palangka Raya Adelia Nur Ekawati; Riannita Dewi; Nur Annisa; Esa Nur Cahyani; Anisa Anisa; Milawati Milawati; Pranata Wijaya; Fasihal Fuadi
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober: Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v4i4.852

Abstract

Reading the Qur'an using the Iqro method remains a challenge for many santri (students) at community-based Islamic study centers (TPA), particularly regarding makhraj (articulation point) accuracy, tajwid mastery, and reading fluency. This community service activity aimed to improve the Iqro reading fluency of 37 santri at TPA Annisa 2 Palangka Raya through an intensive, one-on-one mentoring approach carried out by university students during a community service program (Kuliah Kerja Nyata/KKN). The activity used a descriptive qualitative approach involving direct observation, individual reading assistance, and periodic evaluation across four stages: mapping the santri's initial reading ability, planning the mentoring schedule, providing direct one-on-one assistance, and evaluating reading accuracy at the end of each session. The results show that individual mentoring, combined with a gentle and persuasive teaching approach, was effective in improving pronunciation accuracy, reading fluency, and short-surah memorization, especially among santri at Iqro levels 5 and 6 who had previously experienced the most difficulty. The presence of the mentoring team reduced the reading queue and allowed each santri to receive guided practice on a full page without shortening the material, while collaboration between students, teachers (ustazah), and TPA management strengthened the sustainability of the Qur'an education program. This activity implies that structured, individualized mentoring can serve as an effective, low-cost strategy for improving Qur'an reading fluency in non-formal Islamic education settings, and that its continuation by TPA teachers after the mentoring period ends is essential to sustain the progress that has been achieved.