Puji Sugeng Ariadi
Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGENDALIAN PRODUK STERILISASI KOMERSIAL TUNA DALAM KEMASAN KALENG DENGAN MENGGUNAKAN PENERAPAN SISTEM                                    HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT Fikrial ikrom Indra Faza; Yus Isnainita Wahyu; Puji Sugeng Ariadi
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 9 No. 6 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/tj8hee05

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengendalian bahaya yang terdapat pada produk sterilisasi komersial sesuai dengan hazard analysis critical control point (HACCP). Metode penelitian ini menggunakan metode kerja deskriptif dan survey. Metode deskriptif yaitu metode yang digunakan untuk mencari unsur-unsur, ciri-ciri, sifat-sifat suatu fenomena dan  Survey adalah penyelidikan yang dilakukan untuk mencari informasi faktual secara mendetail, menggambarkan gejala yang ada, mengidentifikasi masalah-masalah serta membuat evaluasi. Pengendalian bahaya dimulai dari penerapan prosedur kerja yang baik pada bagian sterilisasi. Persiapan awal harus dilakukan pengecekan (kadar klorin pada tangki air cooling yaitu 1,0-2,0 ppm). Pengendalian yang perlu diperhatikan dalam proses sterilisasi agar produk aman sesuai dengan persyaratan sterilisasi komersial yaitu bahaya Biologi Survival of Clostridium Botulinum dan Pasca proses kontaminasi dengan bakteri pethogen karena air cooling yang terkontaminasi yaitu dengan melakukan monitoring pada Suhu inisial produk (IT)≥ 250 C, waktu vent dan suhu, suhu waktu dan tekanan retort, pemeriksaan MIG sesuai grafik dan sterilisasi plester sehingga dapat disimpulkan keberhasilan keamanan pangan pada proses pengalengan ikan perlu dilakukan penerapan HACCP dan dilakukan monitoring pada setiap proses
Efektivitas Penerapan 7 Prinsip Hazard Analysis Critical Control Points (HACCP) pada Proses Udang Beku Bentuk Peeled Deveined (Pd) di PT.CBG Yus Isnainita Wahyu; Kartika Whinartian; Puji Sugeng Ariadi
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 15 No 1 (2024): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v15i1.3599

Abstract

Guna menangani hasil ketidaksesuaian produk, maka diperlukan perhitungan efektivitas yang secara langsung dapat diterapkan dalam proses produksi, diantaranya yaitu dengan menggunakan indikator 7 prinsip HACCP. Tujuan dari perhitungan efektivitas penerapan 7 prinsip HACCP adalah untuk menghindari kemungkinan adanya kegagalan dalam proses produksi, analisa perhitungan efektivitas yang diketahui dapat dijadikan alat untuk mengendalikan atau menyesuaikan standar pengadaan bahan baku, proses produksi, dan finish good product semaksimal mungkin. Data diperoleh dengan observasi, penyebaran kuesioner, partisipasi langsung dan wawancara. PT. CBG termasuk ke dalam kriteria sangat efektif dengan rata-rata 86,4%. Hal ini didapatkan dari perhitungan skor masing-masing indikator, yaitu analisa bahaya (86,6%), penentuan CCP (86,6%), penetapan batas kritis (87,5%), monitoring CCP (84,2%), penetapan tindakan perbaikan (86,4%), prosedur verifikasi (86,6%), dan sistem dokumentasi (87,06%). Kata Kunci: HACCP, Pengendalian Kualitas, Efektivitas, Udang Beku, Peeled Deveined