Rizky Kusuma Wardani
Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH FORMULASI TEPUNG TERIGU, TEPUNG IKAN PATIN, DAN TEPUNG DAUN KELAKAI TERHADAP KADAR PROTEIN, KADAR ZAT BESI (Fe), DAN MUTU ORGANOLEPTIK CRACKERS Ria Hana Julaika; Teguh Supriyono; Cucu Rahayu; Rizky Kusuma Wardani
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/y2wg9j87

Abstract

Crackers adalah jenis biskuit yang digemari masyarakat dan populer di kalangan remaja. Masalah gizi yang dialami  pada fase remaja adalah anemia sehingga penambahan tepung daun kelakai dengan kandungan zat besi tinggi dapat  menanggulangi anemia. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh formulasi tepung terigu, tepung ikan patin, dan tepung daun kelakai terhadap kadar protein, kadar Fe, dan mutu organoleptik crackers. Penelitian ini menggunakan metode RAL dengan 5 perlakuan yaitu formulasi tepung terigu, tepung ikan patin, dan tepung daun kelakai mulai dari P1 (100% :  0% : 0%), P2 (80% : 10% : 10%), P3 (60% : 20% : 20%), P4 (40% : 30% : 30%), dan P5 (20% : 40% : 40%). Analisis data kadar protein dan Fe menggunakan ANOVA, dan mutu organoleptik diuji secara deskriptif. Kadar protein dan Fe tertinggi  terdapat pada P5 sebesar 14,67% dan 42,39%. Sebesar 76% panelis cenderung menilai crackers dengan rasa gurih pada  P2, 76% panelis menilai crackers aroma ikan patin dan daun kelakai sangat nyata pada P5, pada tekstur panelis memilih renyah dan sangat renyah sebesar 52% dan 24% pada P4, serta 100% panelis memilih warna hijau tua pada P5. Ada  pengaruh formulasi tepung terigu, tepung ikan patin, dan tepung daun terhadap kadar protein dan kadar Fe crackers.