Abstract: This article aims to determine the teacher's understanding of the application of controversial issues in the history of distance learning (PJJ) at SMA Islam Al Azhar 4 Bekasi and SMA Negeri 1 Bekasi. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques used are: (1) interviews; (2) observations, and 3) field notes, with one key informant, namely the vice-principal for curriculum, core informants for history teachers and supporting informants for Class XII Social Studies students. The results of the research conducted indicate that teachers have mastered important aspects of controversial issues in history that are applied in history learning in accordance with the concepts of Kochhar and Tsabit Azinar Ahmad. However, conceptually the teacher understands the concept of controversial issues in historical material, but in applying / implementing it in the classroom the teacher sometimes experiences obstacles. Keywords: Controversial Isuess of History, Distance Learning, History Learning Abstract : Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru dalam penerapan isu kontroversial pada pembelajaran sejarah masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMA Islam Al Azhar 4 Bekasi dan SMA Negeri 1 Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) wawancara; (2) observasi, dan 3) catatan lapangan, dengan satu informan kunci yaitu wakil wakil kepala sekolah bidang kurikulum, informan inti guru sejarah dan informan pendukung siswa Kelas XII IPS. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa guru telah memiliki penguasaan terhadap aspek penting isu kontroversial dalam sejarah yang diterapkan dalam pembelajaran sejarah sesuai dengan konsep Kochhar dan Tsabit Azinar Ahmad. Meskipun demikian, secara pemahaman konseptual guru memahami konsep isu kontroversial dalam materi sejarah namun dalam mengaplikasikan / penerapan di kelas guru terkadang mengalami kendala.